Saksi Sebut Pengendara Motor Tewas Tersayat Benang Layangan Sempat Bangun & Mengaku Kerja di Bengkel - Halaman all - Tribunnews.com
Saksi Sebut Pengendara Motor Tewas Tersayat Benang Layangan Sempat Bangun & Mengaku Kerja di Bengkel - Halaman all - Tribunnews.com
Ilustrasi.TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang pengendara motor tewas dalam kecelakaan tunggal.
Bukan karena tabrakan, pengendara tersebut tewas lantaran tersayat benang layangan yang melintang di jalanan.
Korban meninggal dunia ini diketahui berinisial YBS (21).
Ia tewas setelah lehernya tersayat benang layangan ketika berkendara.
Peristiwa kecelakaan miris ini terjadi ketika YBS berkendara di Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, Kamis (11/06/2011).
Korban sendiri tak langsung meninggal ketika lehernya tersayat benang layangan.
Ilustrasi kecelakaan (lifehacker.com via Kompas.com)
Menurut saksi mata, YBS sempat berdiri dan melepas benang di lehernya. Setelah itu berkata kepada warga jika dia kerja di bengkel.
"Setelah terlilit, korban sempat berdiri dan berusaha melepaskan lilitannya. Dia juga sempat ngomong sama saya 'kulo kerja ten bengkel (saya kerja di bengkel)," kata Agus Supriono (33), dilansir dari Tribunnews.
Namun dikarenakan kehilangan banyak darah, ia langsung ambruk.
Tak berapa lama, ia pun meregang nyawa.
Warga yang melihatnya pun sempat berusaha menolong YBS.
Mereka membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Naas, YBS telah kehilangan banyak darah.
Jenazahnya pun kini telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Berikut kronologi dan fakta kecelakaan tunggal yang dialami YBS lantaran terjerat benang layangan.
Bermula menjajal kendaraan pelanggan
YBS yang merupakan montir sepeda motor awalnya selesai memperbaiki motor pelanggannya.
Ia kemudian menjajal motor tersebut dan mengendarainya sekitar pukul 14.30 WIB.
Menurut seorang saksi mata, Agus, leher YBS tersangkut benang layangan yang berada di tiang listrik sekitar lokasi.
Lantaran motornya melaju, benang tertarik dan menyayat leher YBS.
Sempat bangun lepaskan benang
YBS pun hilang kendali dan menabrak pagar depan kantor pos.
Saksi awalnya mengira kecelakaan itu adalah kecelakaan tunggal biasa.
Namun menyadari adanya benang layangan di leher YBS, ia diketahui jatuh lantaran terjerat benang itu.
Menurut Agus, sebelum ambruk dan tewas, YBS sempat bangun dan menyingkirkan benang dari lehernya.
"Korban sempat bangun melepas benang layangan yang mengikat lehernya.
Karena darah dari leher terus keluar, tidak kuat, korban terjatuh lagi," kata Agus.
Diselidiki polisi
Mendapat laporan tersebut, polisi terjun menyelidiki peristiwa itu.
Kanit Satlantas Polresta Solo Iptu Maryono mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi akan menyelidiki perihal keberadaan benang layangan tersebut.
"Olah TKP tersebut digelar untuk melengkapi data yang kemarin.
Kita sudah mengamankan barang bukti baik sepeda motor maupun benang gelas yang menyayat korban," ungkap Maryono. (TribunNewsmaker.com/*)