0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Update Virus Corona Dunia Selasa 7 Juli 2020: India Nomor 3 di Atas Rusia dengan 700.000 Terinfeksi - Halaman all - kompas.com

    4 min read

    Update Virus Corona Dunia Selasa 7 Juli 2020: India Nomor 3 di Atas Rusia dengan 700.000 Terinfeksi - Halaman all - kompas.com

    Selasa, 7 Juli 2020 09:51
    Ibukota negara bagian Kerala, Thiruvananthapuram memberlakukan kuncian baru dari Senin dengan transportasi umum ditutup dan hanya apotek yang diizinkan untuk membuka. Di atas, sebuah spanduk menampilkan masker untuk dijual di Kochi, negara bagian KeralaIbukota negara bagian Kerala, Thiruvananthapuram memberlakukan kuncian baru dari Senin dengan transportasi umum ditutup dan hanya apotek yang diizinkan untuk membuka. Di atas, sebuah spanduk menampilkan masker untuk dijual di Kochi, negara bagian Kerala
    X

    WARTAKOTALIVE.COM -- Perkembangan terbaru jumlah infeksi Covid-19 di dunia pada Selasa (7/7/2020) di seluruh dunia sudah mencapai 11.739.169 orang.

    Secara mengejutkan, India menyusul Rusia untuk menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona ketiga terbesar di dunia, dengan hampir 700.000 orang terinfeksi.

    Dikutip dari dailymail.co.uk, India telah melampaui Rusia untuk menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona ketiga terbesar di dunia, dengan hampir 700.000 infeksi.

    Kementerian kesehatan mengatakan 697.358 kasus sekarang telah dicatat, meningkat 24.000 dalam 24 jam terakhir, sementara Rusia hanya memiliki lebih dari 681.000 kasus.

    India telah mencatat 19.693 kematian akibat virus itu, jumlah yang jauh lebih rendah daripada banyak negara lain yang terkena dampak paling parah.

    Ada hampir 20.000 kematian di India sejak kasus pertama terdeteksi di sana pada Januari.

    India sekarang adalah negara yang terkena dampak terburuk ketiga di dunia, hanya di belakang Amerika Serikat dan Brasil.

    Ia telah melihat delapan kali jumlah kasus di Cina, yang memiliki populasi dengan ukuran yang sama dan merupakan tempat virus tersebut berasal akhir tahun lalu.

    Para pejabat mengatakan mereka telah membalikkan keputusan untuk membuka kembali Taj Mahal, objek wisata paling terkenal di India, di kota Agra, 125 mil tenggara New Delhi, pada hari Senin, menyusul serentetan kasus baru di daerah tersebut.

    Kementerian Kebudayaan India telah memutuskan untuk membuka kembali semua monumen di seluruh negara itu pada hari Senin setelah lebih dari tiga bulan dengan pembatasan jumlah pengunjung dan wajib mengenakan masker wajah.

    Ilustrasi Taj Mahal di India (Relocationtarget.com)

    Setelah penguncian nasional yang ketat, India telah melonggarkan pembatasan di sebagian besar negara kecuali untuk daerah-daerah berisiko tinggi.

    Kota-kota utama di negara itu paling parah dilanda pandemi.

    New Delhi dan Mumbai masing-masing memiliki sekitar 100.000 kasus, dengan 3.000 meninggal di ibukota dan hampir 5.000 di Mumbai.

    New Delhi telah membuka rumah sakit virus sementara baru dengan 10.000 tempat tidur sementara kota-kota lain memperketat pembatasan pergerakan untuk mencegah lonjakan kasus baru.

    Ibukota negara bagian Kerala, Thiruvananthapuram memberlakukan kuncian baru dari Senin dengan transportasi umum ditutup dan hanya apotek yang diizinkan untuk membuka.

    Tindakan keras itu dilakukan setelah ratusan kasus baru dilaporkan terjadi di seluruh negara bagian, yang dipuji atas tindakannya untuk mengurangi pandemi.

    Saat ini Amerika Serikat masih no 1 kasus virus corona dengan jumlah 3.040.833 orang, dengan tingkat kesembuhan sebesar 1.344 juta.

    Sementara itu tempat kedua diduduki Brasil dengan jumlah kasus 1.626.071 orang.

    Posisi India naik ke peringkat 3 dalam kasus virus corona di dunia , Selasa (7/5/2020) (worldometer)

    Jumlah keseluruhan di dunia ada 11.739.169, dengan pertambahan kasus baru sebesar 6,173 orang yang menginfeksi di 233 negara. 

    Kasus Virus Corona Jakarta Kembali Bertambah 231 Orang Senin (6/7/2020)

    Jumlah pasien positif covid-19 di DKI Jakarta mencapai 12.526 pada Senin (6/7/2020).

    Jumlah ini bertambah 231 orang dibanding Minggu (5/7/2020) yakni 12.295 orang.

    Informasi penambahan pasien tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani melalui konferensi pers yang diunggah ke Akun Youtube Pemprov DKI.

    Dikutip dari Kompas.com, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 231 kasus.

    "Sehingga, jumlah kumulatif kasus positif (covid-19) di wilayah DKI Jakarta sebanyak 12.526 kasus," kata Dwi, Senin.

    Dari jumlah tersebut, 8.036 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 659 orang meninggal dunia.

    Kemudian 493 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.340 orang melakukan isolasi mandiri di rumah.

    Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 511 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 731 orang.

    Hingga Minggu kemarin, total tes PCR yang dilakukan di Jakarta telah mencapai 344.439 spesimen.

    Selanjutnya terdapat sebanyak 251.264 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 3,5 persen, dengan rincian 8.700 orang dinyatakan reaktif covid-19 dan 242.564 orang dinyatakan non-reaktif.

    "Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah," ujar Dwi.

    Editor: Dian Anditya Mutiara
    Komentar
    Additional JS