0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    WHO Akui Bukti bahwa Virus Corona Dapat Menyebar Melalui Udara - kompas.com

    4 min read

    WHO Akui Bukti bahwa Virus Corona Dapat Menyebar Melalui Udara - kompas.com

    Rabu, 8 Juli 2020 | 09:38 WIB
    KomentarLihat Foto
    Medium
    Ilustrasi slipstream dari orang yang berjalan atau berlari.
    |
    Editor: Danur Lambang Pristiandaru

    WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui adanya bukti bahwa virus corona dapat disebarkan oleh partikel-partikel kecil yang melayang di udara.

    Jika bukti tersebut sepenuhnya terkonfirmasi, tentunya akan memengaruhi protokol kesehatan untuk ruangan tertutup.

    Sejauh ini, WHO baru sepenuhnya mengonfirmasi bahwa virus corona menular melalui droplet atau cipratan dari orang yang bersin atau batuk.

    Seorang ahli kimia dari University of Colorado, Jose Jimenez, mengatakan, pihaknya ingin sekali WHO mengonfirmasi bahwa virus corona dapat menular melalui partikel-partikel kecil yang melayang di udara.

    "Ini jelas bukan serangan terhadap WHO, ini merupakan debat ilmiah. Tetapi, kami merasa harus mengumumkan kepada publik karena WHO menolak bukti ini," kata Jimenez, sebagaimana dilansir BBC, Selasa (7/7/2020).

    Baca juga: Sering Remehkan Covid-19, Ini Kata-kata Presiden Brasil Sebelum Positif Corona

    Pemimpin Teknis WHO untuk Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Benedetta Allegranzi, mengatakan, bukti tersebut memang tidak dapat dikesampingkan.

    Namun, WHO juga memperingatkan bahwa bukti tersebut barulah temuan awal dan masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

    Pergeseran paradigma?

    Selama berbulan-bulan, WHO berkukuh bahwa Covid-19 ditularkan melalui droplet  atau cipratan dari orang yang batuk atau bersin.

    Droplet  atau cipratan ini tidak terlalu lama berada di udara, tetapi langsung jatuh ke permukaan. Oleh sebab itu, imbauan paling utama adalah untuk sering-sering mencuci tangan.

    Baca juga: Positif Corona, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Lepas Masker dan Ingin Jalan-jalan

    Namun, 239 ilmuwan dari 32 negara tidak setuju dengan pernyataan WHO tersebut. Mereka mengatakan, ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa virus itu juga dapat menyebar di udara.

    Dengan kata lain, virus corona terdapat di dalam partikel yang jauh lebih kecil dari droplet yang melayang selama berjam-jam setelah orang berbicara atau bernapas.

    WHO akhirnya mengakui bukti tersebut baru-baru ini, lalu mengatakan bahwa protokol kesehatan untuk ruangan tertutup dan ramai mungkin akan diatur ulang.

    Bukti itu harus dievaluasi secara menyeluruh, tetapi jika dikonfirmasi, pencegahan penyebaran virus mungkin harus diatur ulang.

    Hal itu juga akan memicu penggunaan masker yang lebih masif lagi dan mengetatkan aturan jaga jarak, terutama di restoran dan transportasi umum.

    Baca juga: Beijing Nol Positif Corona, Otoritas Peringatkan Jangan Berpuas Diri


    Video Pilihan
    Sumber: BBC
    Komentar
    Additional JS