0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Info Terbaru Gempa Turki-Yunani, 39 Orang Tewas dan 885 Orang Terluka - Pikiran Rakyat

    4 min read

    Info Terbaru Gempa Turki-Yunani, 39 Orang Tewas dan 885 Orang Terluka - Pikiran Rakyat

    Sejumlah bangunan di Kota Ankara, Turki, hancur akibat gempa pada Jumat , 30 Oktober 2020 waktu setempat. /Instagram.com/@alanyahep_international
    Sejumlah bangunan di Kota Ankara, Turki, hancur akibat gempa pada Jumat , 30 Oktober 2020 waktu setempat. /Instagram.com/@alanyahep_international

    PR BANDUNGRAYA - Gempa bumi berkekuatan 6.6 skala richter mengguncang Turki pada Jumat, 30 Oktober 2020 lalu.

    Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengatakan bahwa tingkat upaya penyelamatan korban gempa kemungkinan akan cukup tinggi setelah 72 jam pertama.

    "Kami sudah bertemu dengan keluarga, semuanya cukup tangguh. Kami berharap mendapat kabar baik (dari) penyelamatan masyarakat," kata Oktay.

    Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, 1 November 2020: Cancer Jangan Buang Waktu, Leo Tingkatkan Dedikasi, Virgo?

    Oktay saat ini tengah ikut mengawasi proses pencarian dan penyelamatan korban gempa.

    Proses pencarian dan penyelamatan ini akan terus berlanjut di sembilan bangunan di provinsi pesisir Aegan.

    Dilansir Prbandungraya.pikiran-rakyat.com dari Anadolu Agency, per Minggu, 1 November 2020 ini, petugas penyelamat telah berhasil setidaknya menyelamatkan 100 orang yang tertimpa puing-puing bangunan akibat guncangan gempa.

    Sebelumnya, upaya penyelamatan selama 23 jam terhadap seorang ibu dan tiga anaknya sempat menjadi sorotan, dengan salah satu anaknya dinyatakan meninggal dunia.

    Hingga saat ini, dilaporkan 39 orang meninggal dunia dan lebih dari 885 lainnya mengalami luka-luka akibat guncangan gempa.

    Baca Juga: Prancis Semakin Darurat, Pendeta Gereja Ditembak oleh Seseorang Tak Dikenal

    Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca memaparkan bahwa korban gempa sebanyak 243 orang saat ini tengah dalam perawatan.

    Dengan delapan di antaranya menjalani perawatan intensif, dan tiga lainnya tengah dalam kondisi kritis.

    Selain itu, Koca menambahkan bahwa 15 korban gempa saat ini telah berhasil menjalani operasi, dan dalam kondisi kesehatan yang semakin membaik.

    Lebih lanjut, Koca menekankan bahwa dalam bencana gempa di tengah pandemi Covid-19, tidak ada satu hal yang lebih diprioritaskan.

    Baca Juga: Simak 3 Teori ARMY Soal Konsep Video Mirror dan Reflection BTS BE Deluxe Edition

    Koca memaparkan bahwa pihaknya akan selalu mengedepankan penanganan bencana gempa, sekaligus melawan pandemi Covid-19.

    "Kita seharusnya tidak menyerah pada pandemi (Covid-19), saat memerangi bencana gempa bumi," tutur dia.***


    Komentar
    Additional JS