Usir Indonesia dari All England, BWF: Kami Juga Frustrasi dan Minta Maaf - Pikiran Rakyat
Usir Indonesia dari All England, BWF: Kami Juga Frustrasi dan Minta Maaf
Ilustrasi badminton. /Pixabay/PDPicsPIKIRAN RAKYAT - Pihak Badminton World Federation (BWF) merilis klarifikasi terbaru setelah insiden pengusiran wakil dari Indonesia yang beralaskan Covid-19.
Klarifikasi tersebut menyusul dengan ramainya perbincangan perlakuan tak adil dari BWF dan pihak panitia All England terkait perbedaan perlakukan antara wakil Indonesia dan Turki.
Adanya gonjang-ganjing tersebut kemudian membuat BWF merilis klarifikasi terkait keputusannya.
"Badan Pemerintah UK bernama National Health Service (NHS) Test and Trace menyampaikan pemberitahuan tentang isolasi mandiri yang diperlukan kepada Yigit pada saat yang sama dengan Tim Indonesia, tetapi konfirmasi penerimaan tidak diteruskan ke BWF dan Badminton England hingga Kamis pagi waktu setempat," tulis pernyataan BWF.
Baca Juga: Indonesia Terpaksa WO dari All England, Kemenpora Beri Info Terbaru
BWF berujar jika Yigit saat ini juga melakukan prosedur karantina yang sama yakni selama 10 hari sesuai dengan peraturan NHS Test and Trace.
"Keputusan ini sesuai dengan syarat dan protokol Covid-19 dari pemerintah UK yang berlaku di perundang-undangan nasional dan terpisah dari pedoman yang ditetapkan BWF serta prosedur standar operasional Badminton England untuk Yonex All England Open 2021.
"Lebih lanjut, BWF dan Badminton England tidak memiliki pilihan lain kecuali harus mengikuti perintah NHS dan menarik para pemain tersebut dari turnamen," lanjut pernyataan dari BWF.
BWF berujar jika pihaknya telah berupaya keras untuk mempertahankan tim Indonesia dan pemain lainnya diberi pengecualian untuk tetap berkompetisi.
Baca Juga: 'Tumpahkan Teh' Soal All England 2021, Hendra Setiawan: Enggak Jelas
Baca Juga: Tidak Terima Dikeluarkan dari All England 2021, Jonatan Christie Sebut BWF Tidak Adil
Namun, BWF tidak berhasil meyakinkan pemerintah UK yang telah mengaplikasikan prosedur tersebut dan mengutamakan rakyat Inggris.
"BWF dan Badminton England melakukan kontak dengan para pemain yang terkena dampak ini dan berkomitmen untuk mendukung semua pemain dalam masa isolasi mandiri mereka. Kami juga merasakan frustrasi yang dirasakan oleh para pemain juga pendukung Tim Indonesia di seluruh dunia.
"Kami sangatlah bersimpati atas apa yang terjadi dan memohon maaf atas ketidaknyamanan terhadap Tim Indonesia serta rombongannya, dan juga Yigit pemain dari Turki. Kami telah melakukan usaha yang terbaik dengan kemampuan kami, termasuk melanjutkan untuk tetap menyediakan lingkungan yang aman bagi seluruh peserta turnamen," tertulis pernyataan BWF.
Pihak BWF juga menyayangkan kebijakannya yang tidak dapat menjalankan protokol dan prosedur operasional diluar dari yang telah ditentukan oleh perintah pemerintah daerah otoritas kesehatan.
"Sangat menyesal bahwa Tim Indonesia dan Yigit tidak dapat berkompetisi saat ini ataupun dalam babak selanjutnya. Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Hari Kedua kejuaraan kali ini tetap berlanjut dengan dimulai pada jam 9am waktu setempat," tutup pernyataan itu.***