7 Cara Mudah Mengenali Situs Web Palsu agar Terhindar dari "Scam" Halaman all - Kompas
10 min read
7 Cara Mudah Mengenali Situs Web Palsu agar Terhindar dari "Scam" Halaman all - Kompas.com
KOMPAS.com - Berselancar di dunia maya kini menjadi salah satu kegiatan yang sudah melekat di kehidupan masyarakat sehari-hari. Apalagi di zaman serba digital saat ini, segala informasi bisa dengan mudah didapatkan di internet.
Saat menjelajahi internet, penting bagi pengguna untuk mengakses situ-situs yang kredibel dan aman. Pasalnya, kejahatan siber kerap menjadi ancaman bagi para pengguna internet.
Ada banyak jenis ancaman siber, salah satunya adalah scam. Scam merupakan bentuk penipuan di era digital. Para pelaku kerap menggunakan websitepalsu untuk mengelabui korban.
Tujuan pembuatnya macam-macam, mulai dari mencuri uang seperti situs bank palsu, mencuri informasi pribadi, dan lain-lain.
Nah, kali ini KompasTekno merangkum sejumlah cara untuk mengenali website kredibel atau tidak, agar pengguna internet terhindar dari scam.
1. Cek URL situs
Cara yang paling mudah adalah dengan melihat URL dari situs yang akan dituju. Pengguna bisa melihat mulai dari tag yang digunakan (HTTPS atau HTTP), nama domain, hingga top-level domain yang digunakan (.com, .net, .co.id, .biz, dsb).
Pertama tag yang digunakan dalam url situs. Situs web yang menggunakan tag HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure), biasanya lebih aman dan terpercaya dibandingkan dengan situs yang hanya menggunakan tag HTTP.
Hal ini karena HTTPS menyediakan otentikasi dan komunikasi terenkripsi. Namun, perlu diingat juga bahwa website dengan tag HTTPS masih bisa berpotensi merupakan situs scam dan tak kredibel. Oleh karena itu, penting untuk memverifikasinya dengan cara lainnya.
Kedua, nama domain. Pengguna perlu jeli menelaah nama domain yang digunakan oleh situs web.
Bila situs web menggunakan nama domain yang meniru situs terkenal, menggunakan tanda hubung, atau pun simbol-simbol yang tak lazim, ini merupakan pertanda bahwa situs tersebut tidak kredibel. Contohnya seperti nama domain Amaz0n atau NikeOutlet.
Ketiga, bila url situs tersebut menggunakan top-level domain (TLD) seperti .biz dan .info, maka situs tersebut patut dicurigai.
Lihat Foto
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto
Salah satu indikasi situs web aman dan kredibel adalah adanya ikon gembok dan keterangan connection is secured.
2. Lihat tanda gembok
Saat mengunjungi sebuah website, pengguna perlu melihat status keamanan dari situs tersebut. Sebagian besar browser akan menampilkan ikon gembok terkunci di sebelah kiri alamat url website.
Bila gembok tersebut diklik, pengguna akan melihat keterangan "secure connection", "connection is secure", atau keterangan lain yang menyatakan bahwa situs tersebut aman.
Selain itu, gembok tersebut juga menyediakan informasi tambahan lainnya, mulai dari cookies yang digunakan, detail sertifikat, hingga pengaturan situs.
3. Perhatikan kalimat yang digunakan
Tips lain untuk mengenali apakah suatu website kredibel atau tidak ialah dengan melihat susunan kalimat yang digunakan di dalam situs tersebut.
Situs scam biasanya menggunakan kalimat yang buruk, entah tata bahasanya yang salah, frasa yang aneh, hingga ada kata-kata yang hilang. Ini bisa jadi pertanda bahwa situs tersebut tidak terpercaya.
Bila situs menggunakan Bad English, ini pertanda situs tidak kredibel.
4. Terlalu banyak iklan
Bila situs yang Anda kunjungi terlalu banyak menampilkan iklan, ini bisa menjadi salah satu pertanda bahwa situs tersebut tidak kredibel.
Iklan tersebut biasanya memenuhi seluruh halaman situs, iklan yang mengharuskan pengguna untuk mengisi survei, iklan yang mengarahkan pengguna ke situs lain, serta iklan berisi kata-kata atau gambar yang menjurus ke arah seksual.
5. Verifikasi dengan menghubungi situs bersangkutan
Untuk memverifikasi apakah suatu situs kredibel atau tidak, pengguna internet bisa mencoba menghubungi situs secara langsung.
Sebagian besar situs menyantumkan halaman kontak di bagian bawah situs web. Kontak ini biasanya berisi alamat e-mail atau nomor telepon kantor yang bisa digunakan pengguna ketika ingin mengirimkan pertanyaan, kritik, dan lainnya terkait situs tersebut.
Bingung Cari Jurnal Ilmiah Online? Ini Tips dan Rekomendasinya, Pejuang Skripsi Wajib Simak!
00:00/00:00
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
02:00
Bingung Cari Jurnal Ilmiah Online? Ini Tips dan Rekomendasinya, Pejuang Skripsi Wajib Simak!
00:58
Korea Utara Luncurkan Rudal Terbaru Mereka, Dikecam AS
01:44
3 Cara Menguji Masker Asli atau Palsu yang Mudah Dilakukan di Rumah!
43:17
Besaran Gaji dan Skill yang Dibutuhkan di Bidang UX - AntarMuka S2 Eps. 1 Part II
43:30
Ngobrol Bareng Naning Utoyo, Kerja di Bidang UX Ngapain Aja? - AntarMuka S2 Eps. 1 Part II
31:23
Penyiksaan Oppo Reno5 5G - Review Uji 8 Game
08:15
Perbedaan Samsung Galaxy A52 vs A72, Mending Mana?
03:47
Cara Lihat Penyusup di Jaringan WiFi Kita
Rekomendasi
Powered by
KOMPAS.com - Berselancar di dunia maya kini menjadi salah satu kegiatan yang sudah melekat di kehidupan masyarakat sehari-hari. Apalagi di zaman serba digital saat ini, segala informasi bisa dengan mudah didapatkan di internet.Saat menjelajahi internet, penting bagi pengguna untuk mengakses situ-situs yang kredibel dan aman. Pasalnya, kejahatan siber kerap menjadi ancaman bagi para pengguna internet.
Ada banyak jenis ancaman siber, salah satunya adalah scam. Scam merupakan bentuk penipuan di era digital. Para pelaku kerap menggunakan websitepalsu untuk mengelabui korban.
Tujuan pembuatnya macam-macam, mulai dari mencuri uang seperti situs bank palsu, mencuri informasi pribadi, dan lain-lain.
Nah, kali ini KompasTekno merangkum sejumlah cara untuk mengenali website kredibel atau tidak, agar pengguna internet terhindar dari scam.
1. Cek URL situs
Cara yang paling mudah adalah dengan melihat URL dari situs yang akan dituju. Pengguna bisa melihat mulai dari tag yang digunakan (HTTPS atau HTTP), nama domain, hingga top-level domain yang digunakan (.com, .net, .co.id, .biz, dsb).
Pertama tag yang digunakan dalam url situs. Situs web yang menggunakan tag HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure), biasanya lebih aman dan terpercaya dibandingkan dengan situs yang hanya menggunakan tag HTTP.
Hal ini karena HTTPS menyediakan otentikasi dan komunikasi terenkripsi. Namun, perlu diingat juga bahwa website dengan tag HTTPS masih bisa berpotensi merupakan situs scam dan tak kredibel. Oleh karena itu, penting untuk memverifikasinya dengan cara lainnya.
Kedua, nama domain. Pengguna perlu jeli menelaah nama domain yang digunakan oleh situs web.
Bila situs web menggunakan nama domain yang meniru situs terkenal, menggunakan tanda hubung, atau pun simbol-simbol yang tak lazim, ini merupakan pertanda bahwa situs tersebut tidak kredibel. Contohnya seperti nama domain Amaz0n atau NikeOutlet.
Ketiga, bila url situs tersebut menggunakan top-level domain (TLD) seperti .biz dan .info, maka situs tersebut patut dicurigai.
Lihat FotoKOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto
Salah satu indikasi situs web aman dan kredibel adalah adanya ikon gembok dan keterangan connection is secured.
2. Lihat tanda gembok
Saat mengunjungi sebuah website, pengguna perlu melihat status keamanan dari situs tersebut. Sebagian besar browser akan menampilkan ikon gembok terkunci di sebelah kiri alamat url website.
Bila gembok tersebut diklik, pengguna akan melihat keterangan "secure connection", "connection is secure", atau keterangan lain yang menyatakan bahwa situs tersebut aman.
Selain itu, gembok tersebut juga menyediakan informasi tambahan lainnya, mulai dari cookies yang digunakan, detail sertifikat, hingga pengaturan situs.
3. Perhatikan kalimat yang digunakan
Tips lain untuk mengenali apakah suatu website kredibel atau tidak ialah dengan melihat susunan kalimat yang digunakan di dalam situs tersebut.
Situs scam biasanya menggunakan kalimat yang buruk, entah tata bahasanya yang salah, frasa yang aneh, hingga ada kata-kata yang hilang. Ini bisa jadi pertanda bahwa situs tersebut tidak terpercaya.
Bila situs menggunakan Bad English, ini pertanda situs tidak kredibel.
4. Terlalu banyak iklan
Bila situs yang Anda kunjungi terlalu banyak menampilkan iklan, ini bisa menjadi salah satu pertanda bahwa situs tersebut tidak kredibel.
Iklan tersebut biasanya memenuhi seluruh halaman situs, iklan yang mengharuskan pengguna untuk mengisi survei, iklan yang mengarahkan pengguna ke situs lain, serta iklan berisi kata-kata atau gambar yang menjurus ke arah seksual.
5. Verifikasi dengan menghubungi situs bersangkutan
Untuk memverifikasi apakah suatu situs kredibel atau tidak, pengguna internet bisa mencoba menghubungi situs secara langsung.
Sebagian besar situs menyantumkan halaman kontak di bagian bawah situs web. Kontak ini biasanya berisi alamat e-mail atau nomor telepon kantor yang bisa digunakan pengguna ketika ingin mengirimkan pertanyaan, kritik, dan lainnya terkait situs tersebut.
Bingung Cari Jurnal Ilmiah Online? Ini Tips dan Rekomendasinya, Pejuang Skripsi Wajib Simak!
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
slide 1 to 3 of 8
Bingung Cari Jurnal Ilmiah Online? Ini Tips dan Rekomendasinya, Pejuang Skripsi Wajib Simak!
Korea Utara Luncurkan Rudal Terbaru Mereka, Dikecam AS
3 Cara Menguji Masker Asli atau Palsu yang Mudah Dilakukan di Rumah!
Besaran Gaji dan Skill yang Dibutuhkan di Bidang UX - AntarMuka S2 Eps. 1 Part II
Ngobrol Bareng Naning Utoyo, Kerja di Bidang UX Ngapain Aja? - AntarMuka S2 Eps. 1 Part II
Penyiksaan Oppo Reno5 5G - Review Uji 8 Game
Perbedaan Samsung Galaxy A52 vs A72, Mending Mana?
Cara Lihat Penyusup di Jaringan WiFi Kita
Rekomendasi
Powered by
[Category Opsi Informasi, Teknologi]
[Tags Featured,Internet, Tips & Trik]

