0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Siap-siap! Pemprov DKI akan Tes Acak Covid-19 Pelaku Perjalanan Darat | Bisniscom

    4 min read

    Siap-siap! Pemprov DKI akan Tes Acak Covid-19 Pelaku Perjalanan Darat | Bisnis.com
    Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan tes Covid-19 secara acak diikuti himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik.
    Share:
    Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com
    25 April 2021 - 10:36 WIB
    Tes Antigen bertarif Rp105.000 dapat dilakukan di 29 stasiun kereta api. - KAITes Antigen bertarif Rp105.000 dapat dilakukan di 29 stasiun kereta api. - KAI
    Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Terminal Pulogebang Bernad Pasaribu menuturkan pihaknya bakal memberlakukan tes acak Genose atau rapid test antigen untuk pelaku perjalanan darat selama masa masa pengetatan mudik Idulfitri.
    Kebijakan itu diambil setelah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan adendum Surat Edaran No. 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.
    Dari SE tersebut, pemerintah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik yakni mulai 22 April - 5 Mei 2021.
    Kemudian, masa pelarangan mudik 6 - 17 Mei 2021. Setelah itu, pemerintah kembali melakukan pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri pada 18 - 24 Mei 2021.
    "Setahu saya addendum dan SE 13 Tahun 2021, tidak ada perubahan untuk transportasi umum darat. Jadi, sifatnya imbauan ataupun tes acak Genose atau rapid test antigen," kata Bernad saat dikonfirmasi, Minggu (25/4/2021).
    Dengan demikian, dia menegaskan, tidak ada perubahan kebijakan terkait mobilitas pelaku perjalanan darat selama masa pengetatan mudik Idulfitri.
    Menurutnya, kebijakan pengetatan mudik hanya dikenakan pada moda transportasi laut, udara dan kereta api.
    Ihwal moda transportasi darat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya menerapkan tes Covid-19 secara acak diikuti himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik.
    "Kalau seandainya ada yang terindikasi positif, kita arahkan yang bersangkutan keluar dari terminal dan tidak berangkat menuju tempat tujuan. Kita catat yang bersangkutan supaya kita menyampaikan kepada puskesmas," jelasnya.

    #satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
    Simak Video Pilihan di Bawah Ini :
    Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :Pemprov DKI, Mudik Lebaran, idulfitri, Covid-19,Adaptasi Kebiasaan Baru
    Share:
    Editor : Fitri Sartina Dewi

    [Category Opsi Informasi, Kesehatan]
    [Tags Coronavirus, Covid-19, Corona, Featured]
    Komentar
    Additional JS