0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Tentara Junta Militer Myanmar Berhentikan Bus lalu Pukuli Penumpang dan Sopirnya - Kompas dunia

    2 min read

    Tentara Junta Militer Myanmar Berhentikan Bus lalu Pukuli Penumpang dan Sopirnya
    Kompas dunia | 4 April 2021 | 14:40 WIB
    Tentara Myanmar berjaga-jaga di jalanan Yangon dengan artileri berat untuk menghadapi demonstran. (Sumber: DVB via AP)
    YANGON, KOMPAS.TV - Kekejaman tentara junta militer Myanmar semakin menjadi. Mereka memukuli para penumpang dan sopir bus.
    Insiden tersebut terjadi di sebelah utara Yangon, Okkalapa, Myanmar, Jumat (2/4/2021).
    Tentara junta memberhentikan sejumlah bus dari Layanan Bus Yangon (YBS) di dekat Taman Kan Thar Yar di jalan Thudhama lalu memukuli penumpang bus dan sopirnya.
    "Mereka mengatakan kepada para penumpang untuk turun dari bus dan berlutut. Mereka tak hanya memukuli penumpang tetapi juga supir," ujar seorang saksi dikutip dari The Irrawaddy.
    Seorang penumpang yang menyaksikan kekerasan tentara mengungkapkan apa yang terjadi pada akun Facebook miliknya.
    "Mereka memberhentikan YBS (jalur) 64 dan menendangi sopir. Mereka juga memukuli penumpang pria dengan senjata terbidik, dan mengatakan untuk menyerang balik jika mereka laki-laki. Mereka juga menarik rambut dari penumpang perempuan dan menampari mereka di wajah," tulisnya.
    Karena insiden tersebut, bus yang beroperasi pun mengubah rute untuk menghindari tentara di jalanan Thudhama.
    Namun, akibat dari pemberhentian bus yang dilakukan tentara, para penduduk pun keluar untuk melihat apa yang terjadi.
    Tetapi, hal itu malah membuat para tentara melepaskan tembakan ke arah pemukiman.
    "Ketika penduduk keluar untuk melihat apa yang terjadi, para tentara melepaskan tembakan. Mereka mengumpat dengan keras dan kejam sambil menembaki," ujar salah seorang warga.
    Selain itu, tentara juga dilaporkan menggeledah sejumlah rumah dan bisnis percetakan di Kan Thar Yar.

    [Category Opsi Informasi]
    [Tags Featured, Myanmar]
    Komentar
    Additional JS