0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Antisipasi Kecelakaan, 12 Cara Pertolongan Pertama yang Perlu Anda Kuasai - HelloSehat

    7 min read

    Antisipasi Kecelakaan, 12 Cara Pertolongan Pertama yang Perlu Anda Kuasai
    Pertolongan pertama penting karena dapat mencegah dampak dari kecelakaan bertambah parah. Bahkan, pada kondisi yang serius, Anda bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Untuk itu, ketahuilah beberapa teknik dasar pertolongan pertama dalam ulasan ini.
    Jenis-jenis pertolongan pertama dasar
    Pertolongan pertama adalah cara yang bisa dilakukan untuk membantu diri sendiri atau seseorang yang tiba-tiba sakit atau mengalami kecelakaan.
    Kejadian yang dialami bisa berupa hal yang menyebabkan luka ringan, berat, hingga kondisi medis darurat.
    Pemberian pertolongan terlebih dahulu bisa membantu pasien untuk bertahan sampai bantuan medis tiba.
    Berikut adalah hal dasar yang harus Anda ketahui jika ingin melakukan pertolongan pertama.
    1. Mengatasi memar
    luka memar
    • Apa yang harus dilakukan: kompres bagian tubuh yang memar dengan es batu.
    • Hindari untuk melakukan: mandi dengan air hangat.
    Jenis pertolongan pertama paling dasar yang perlu Anda ketahui adalah mengatasi memar. Memar terjadi akibat pembuluh darah yang pecah sehingga mengakibatkan darah menggumpal.
    Mengompres dengan es batu adalah bentuk pertolongan pertama untuk mempersempit pembuluh darah yang pecah dan memulihkannya secara perlahan.
    Selama 48 jam pertama, Anda harus mengompres bagian tubuh yang memar dengan es batu kurang lebih 20 menit setiap satu jam sekali.
    Setelah 48 jam berlalu, Anda harus mengganti kompres tersebut dengan kain yang telah dibasahi air hangat agar sirkulasi darah kembali normal.
    2. Pertolongan pertama untuk kulit terbakar
    luka bakar
    • Apa yang harus dilakukan: dinginkan area tubuh yang terbakar dengan kompres dingin.
    • Hindari untuk melakukan: mengoleskan salep yang mengandung aloe vera atau vitamin E.
    Penyebab kulit terbakar atau melepuh paling banyak terjadi akibat tidak sengaja memegang benda panas atau terkena minyak panas.
    Apabila luka bakarnya cukup parah, Anda perlu mendapatkan pertolongan pertama dari instalasi gawat darurat di rumah sakit. Hubungi nomor darurat 118 untuk memanggil ambulans.
    Selama menunggu ambulans datang, hal yang dapat dilakukan adalah meletakkan kain yang sudah dibasahi air dingin sebelumnya.
    Penting untuk diketahui, jangan mengoleskan luka bakar dengan salep apapun karena dapat menyebabkan iritasi.
    3. Tertusuk serpihan benda asing
    tertusuk paku serpihan kayu
    • Apa yang harus dilakukan: ambil serpihan dengan menggunakan jarum kecil atau pinset.
    • Hindari untuk melakukan: membiarkan dalam waktu lama atau merendam di dalam air.
    Ketika Anda kesusupan atau tertusuk benda asing seperti kayu dan tertinggal di dalam kulit, benda tersebut sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja.
    Pertolongan pertama harus cepat dilakukan karena semakin lama benda asing tersebut tertinggal di dalam kulit Anda, semakin besar risiko infeksi.
    Agar bisa menarik benda asing tersebut, Anda perlu menggunakan jarum atau pinset.
    Setelah serpihan tercabut, cuci area bagian yang tertusuk dengan sabun dan oleskan salep antibakteri. Hindari merendam tubuh yang tertusuk di dalam air.
    Cara ini justru bisa mengakibatkan benda menjadi lunak atau masuk ke bagian kulit yang lebih dalam sehingga lebih sulit untuk diambil.
    4. Perdarahan akibat tersayat atau terpotong
    luka di jari
    • Apa yang harus dilakukan: cuci luka dengan sabun dan air mengalir.
    • Hindari untuk melakukan: mencuci luka dengan alkohol.
    Jenis pertolongan pertama dasar lainnya yang tak kalah penting Anda ketahui adalah mengatasi luka dan perdarahan di jariakibat tersayat atau terpotong.
    Kecelakaan kecil ini sering dialami saat menggunakan pisau, gunting, kater, atau benda tajam lainnya. Saat terjadi perdarahan, segera bersihkan luka terbuka dengan sabun dan air mengalir.
    Setelah memastikan luka tercuci dengan bersih, Anda bisa mengoleskan salep antiseptik pada luka terbuka dan tutup luka menggunakan perban.
    Kesalahan yang kerap dilakukan saat mengobati luka terbuka adalah membersihkan luka menggunakan alkohol.
    Padahal, alkohol justru akan memberikan sensasi panas, perih, dan rasa terbakar pada luka Anda.
    Penting juga diingat, tujuan pertolongan pertama untuk perdarahan adalah menghentikan atau mencegah perdarahan terus terjadi.
    Jika perdarahan cukup banyak, tahan aliran darah dengan handuk dan cari pertolongan medis untuk menutup luka dengan jahitan.

    [Category Opsi Informasi, Kesehatan]
    [Tags Featured]
    Komentar
    Additional JS