Kemenkeu Bakal Telusuri 97 Ribu PNS Fiktif yang Terima Gaji - CNN Indonesia
2 min read
Kemenkeu Bakal Telusuri 97 Ribu PNS Fiktif yang Terima Gaji
CNN Indonesia
Senin, 24/05/2021 15:09
Kemenkeu mengungkapkan belum mengetahui informasi soal 97 ribu data PNS yang diduga fiktif namun masih menerima pembayaran gaji hingga dana pensiun.(CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan belum mengetahui informasi soal 97 ribu data Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga fiktif namun masih menerima pembayaran gaji hingga dana pensiun. Kendati begitu, kementerian akan menelusuri informasi tersebut.
"Baru dengar ini. Kemenkeu akan segera telusuri," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/5).
Sebelumnya, kabar soal 97 ribu data PNS fiktif namun masih menerima gaji dan dana pensiun diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Temuan itu berasal pada proses pemutakhiran data pada 2014.
"Ternyata hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data misterius. Dibayar gajinya, dibayar iuran pensiun, tapi tak ada orangnya," ujar Kepala BKN Bima Haria Wibisana.
Proses pemutakhiran sendiri baru dua kali dilakukan pemerintah, yaitu pada 2002 dan 2014. Pemutakhiran pertama dilakukan secara sistem manual, sehingga membutuhkan waktu lama dan biaya besar.
"Pada 2014 kita lakukan lagi pendataan ulang PNS tapi saat itu kita lakukan secara elektronik, dan dilakukan masing-masing PNS sendiri bukan oleh biro kepegawaian dan sebagainya," katanya.
Setelah dilakukan pemutakhiran data PNS di 2014 itu, ia mengklaim data yang ada pun jadi lebih akurat. Namun, data PNS fiktif masih ditemukan.
(uli/age)
[Category Opsi Informasi]
[Tags Featured, PNS]
CNN Indonesia
Senin, 24/05/2021 15:09
Kemenkeu mengungkapkan belum mengetahui informasi soal 97 ribu data PNS yang diduga fiktif namun masih menerima pembayaran gaji hingga dana pensiun.(CNN Indonesia/Bisma Septalisma).Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan belum mengetahui informasi soal 97 ribu data Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga fiktif namun masih menerima pembayaran gaji hingga dana pensiun. Kendati begitu, kementerian akan menelusuri informasi tersebut.
"Baru dengar ini. Kemenkeu akan segera telusuri," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/5).
Sebelumnya, kabar soal 97 ribu data PNS fiktif namun masih menerima gaji dan dana pensiun diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Temuan itu berasal pada proses pemutakhiran data pada 2014.
"Ternyata hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data misterius. Dibayar gajinya, dibayar iuran pensiun, tapi tak ada orangnya," ujar Kepala BKN Bima Haria Wibisana.
Proses pemutakhiran sendiri baru dua kali dilakukan pemerintah, yaitu pada 2002 dan 2014. Pemutakhiran pertama dilakukan secara sistem manual, sehingga membutuhkan waktu lama dan biaya besar.
"Pada 2014 kita lakukan lagi pendataan ulang PNS tapi saat itu kita lakukan secara elektronik, dan dilakukan masing-masing PNS sendiri bukan oleh biro kepegawaian dan sebagainya," katanya.
Setelah dilakukan pemutakhiran data PNS di 2014 itu, ia mengklaim data yang ada pun jadi lebih akurat. Namun, data PNS fiktif masih ditemukan.
[Category Opsi Informasi]
[Tags Featured, PNS]