0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Tak Perlu Ikuti Saudi, Speaker Masjid Bisa Digunakan Demi Kemaslahatan - jpnn

    2 min read

    Tak Perlu Ikuti Saudi, Speaker Masjid Bisa Digunakan Demi Kemaslahatan
    26 Mei 2021, 11:38:11 WIB
    toa masjid, arab saudi,ILUSTRASI. DMI mengatakan, masjid di Indonesia tak perlu mengikuti kebijakan yang dikeluarkan Saudi soal pembatasan penggunaan speaker masjid. (ANTARA)
    JawaPos.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengatakan bahwa masjid di Indonesia tidak perlu mengikuti kebijakan yang dikeluarkan Arab Saudi tentang pembatasan penggunaan speaker masjid hanya untuk adzan dan iqamat. Dibandingkan membatasi hanya untuk adzan dan iqamat saja, sebaiknya speaker atau pengeras suara masjid lebih diatur penggunaannya. Yakni hanya sepertiga volume saja.
    "Sekarang ini yang dipentingkan adalah pengaturannya saja, kalau yang itu mungkin bagus juga tanggapan bagi sebagian masyarakat kita," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat DMI Imam Addaruqutni kepada JawaPos.com, Rabu (26/5).
    Menurutnya, toa masjid di Indonesia lebih baik dimanfaatkan secara maksimal sebagai media informasi. Seperti diketahui bahwa toa masjid selain untuk adzan dan iqamat juga dapat digunakan untuk mimbar pengumuman.
    "Konten-kontennya itu untuk apa saja, apakah untuk pengajian, pengumuman pencerahan penanggulangan Covid-19. Bukan untuk adzan dan iqamat saja, tapi juga pengumuman yang lain, termasuk kecelakaan meninggal dunia itu lewat masjid," imbuhnya.
    Oleh karena itu, ia tidak merekomendasikan apabila Indonesia menerapkan kebijakan yang sama seperti Saudi. Hal ini demi kemaslahatan bersama.
    "DMI tidak mengamini untuk di indonesia, tapi yang dilakukan adalah pengaturan dengan sebaik-baiknya. Tinggal pengaturan suara aja, kontennya bebas yang penting untuk kemaslahatan lah. Tidak semata-mata untuk shalat dan adzan saja," pungkasnya.
    Editor : Nurul Adriyana Salbiah
    Reporter : Saifan Zaking
    Komentar
    Additional JS