0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Peneliti Temukan 'Antibodi Super' Ampuh Lawan Varian Corona - CNN Indonesia

    3 min read

    Peneliti Temukan 'Antibodi Super' Ampuh Lawan Varian Corona
    CNN Indonesia
    Jumat, 16/07/2021 19:08
    Ilustrasi . Peneliti temukan antibodi super yang ampuh melawan berbagai varian virus corona penyebab Covid-19.(AFP/NICOLAS ASFOURI)
    Jakarta, CNN Indonesia --
    Para ilmuwan menemukan 'antibodi super' yang dapat melawan berbagai varian virus corona SARS-CoV-2 dan virus lain yang termasuk dalam keluarga virus corona (SARS-CoV).
    Penelitian ini dipimpin oleh Tyler Starr, ahli biokimia di Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson di Seattle, Amerika Serikat, bersama rekan-rekannya di oleh Vir Biotechnology, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, California.
    Ia berharap temuan ini disebut bisa membantu mengembangkan pengobatan dan vaksin yang lebih luas. Pasalnya beberapa varian Covid-19 berhasil lolos dari pertahanan antibodi. Sehingga, perlu ditemukan cara agar bisa melawan virus ini.
    Para peneliti memeriksa 12 antibodi yang dikestraksi dari sampel darah orang yang telah pulih dari Covid-19. Kemudian sampel antibodi itu diisolasi dari orang-orang yang telah terinfeksi SarS-CoV-2.
    Antibodi yang telah diperiksa oleh para ahli dalam penelitian itu, menempel pada bagian protein virus yang menempel pada reseptor ACE2 yang ada dalam sel manusia.
    Para peneliti lantas menyusun daftar ribuan mutasi dalam domain pengikatan beberapa varian SARS-CoV-2. Mereka juga membuat katalog mutasi dalam pengikatan lusinan virus corona yang serupa.
    Lihat Juga :
    Para ahli mengatakan bahwa saat menguji susunan molekul antibodi S2H97, mereka telah menemukan bahwa antibodi super menetapkan targetnya pada wilayah domain pengikatan yang belum pernah terlihat sebelumnya dan tersembunyi dengan baik.
    Dikutip Market, Tayler mencatat bahwa molekul yang menargetkan wilayah peningkatan domainitu dapat menghasilkan perlindungan terhadap banyak virus, dan nantinya dapat digunakan dalam vaksin pan-sarbecovirus. 
    Tim juga menemukan bahwa antibodi yang dapat menonaktifkan berbagai macam virus, dapat menargetkan bagian dari domain pengikatan yang cenderung tidak berubah saat virus bermutasi.
    Ahli virologi di University of Saskatchewan di Saskatoon, Kanada, Arinjay Banerjee mengatakan hal itumerupakan kabar baik, bahwa tim telah mengidentifikasi antibodi yang dapat mengikat berbagai sarbecovirus.
    "Pertanyaan terbesar yang tersisa adalah, bagaimana dengan virus yang belum kita ketahui keberadaannya?" tandas Arinjay seperti dikutip Nature
    Meskipun para ilmuwan tidak dapat menguji aktivitas antibodi terhadap virus yang tidak diketahui, Arinjay mengatakan, perawatan dan vaksin pan-sarbecovirus akan membantu mempersiapkan dunia untuk melawan virus corona berikutnya yang melompat dari satwa liar ke manusia.
    (can/eks)

    [Category Opsi Informasi, Kesehatan]
    [Tags Featured, Coronavirus, Covid-19]
    Komentar
    Additional JS