Hendra Setiawan Nyaris Batal Tampil di Olimpiade Tokyo akibat Covid-19 Halaman all - Kompas
5 min read
Hendra Setiawan Nyaris Batal Tampil di Olimpiade Tokyo akibat Covid-19 Halaman all - Kompas.com
KOMPAS.com - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, nyaris batal tampil di Olimpiade Tokyo 2020 karena sempat terinfeksi virus corona menjelang keberangkatan.
Dikutip dari situs Kompas.id, Hendra Setiawan positif Covid-19 sekitar tiga pekan menjelang keberangkatan tim bulu tangkis Indonesia ke Jepang pada 8 Juli 2021.
Hal itu membuat Hendra Setiawan sangat tegang ketika menunggu hasil tes Covid-19 pada 4 Juli 2021 atau satu hari menjelang tenggat pendaftaran nama atlet.
Hendra Setiawan saat itu sebenarnya sudah terbebas dari virus corona atau negatif Covid-19 setelah dua pekan menjalani isolasi mandiri.
Namun, Hendra Setiawan tetap mengaku tegang karena semua atlet harus menjalani tes PCR selama tiga hari berturut-turut sebelum keberangkatan sesuai regulasi Pemerintah Jepang.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
"Saya menjalani semua masukan dari dokter, seperti berjemur, minum vitamin, dan istirahat," kata Hendra sebelum bertolak ke Jepang dikutip dari Kompas.id.
"Sepanjang hari Minggu (4 Juli, sehari jelang tenggat pendaftaran nama atlet), saya sangat tegang menunggu hasil tes. Saya takut jika tiba-tiba hasilnya masih positif," kata Hendra.
"Kalau itu terjadi, nama saya masih bisa dicoret meskipun sudah didaftarkan," ucap Hendra menambahkan.
Adapun istri Hendra Setiawan, Sandiani, ternyata juga sempat positif Covid-19.
Sandiani menilai masa-masa itu sangat berat. Sebab, dia tidak bisa ikut mengantar Hendra Setiawan karena harus menjalani isolasi mandiri.
"Saya langsung menangis saat Hendra berangkat. Saya sendirian di kamar karena masih sakit dan di rumah tidak ada anak-anak," kata Sandiani.
"Saya hanya ditemani pembantu (asisten rumah tangga)," ucap Sandiani yang baru sembuh setelah 21 hari menjalani isolasi mandiri.
Perjuangan Hendra Setiawan sejak Kualifikasi Olimpiade hingga melawan Covid-19 pada akhirnya terbayarkan.
Hendra Setiawan berhasil berangkat ke Jepang untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.
Bersama Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan berhasil menembus semifinal bulu tangkis ganda putra Olimpiade Tokyo 2020.
Meski belum berhasil membawa pulang medali setelah menempati peringkat keempat, pencapaian Ahsan/Hendra sudah sangat membanggakan.
Sebab, Ahsan/Hendra berhasil membuktikan masih bisa bersaing di level tertinggi meskipun saat ini sudah berusia lebih dari 30 tahun.
Sebelum Olimpiade Tokyo 2020, Hendra Setiawan sudah pernah dua kali mengikuti ajang empat tahunan tersebut.
Pencapaian terbaik Hendra Setiawan dari tiga partisipasi adalah meraih medali emas Olimpiade Beijin 2008 ketika berpasangan dengan mendiang Markis Kido.
Setelah Olimpiade Tokyo 2020, Hendra Setiawan yang kini sudah berusia 36 tahun menyatakan masih belum ingin pensiun.
Hendra Setiawan bahkan langsung ingin mempersiapkan diri untuk mengikuti Piala Thomas yang rencananya dihelat pada 9-17 Oktober 2021.
Sepanjang kariernya, Hendra Setiawan memang belum pernah memenangi turnamen bulu tangkis beregu.
Pencapaian terbaik Hendra Setiawan pada turnamen beregu adalah meraih medali perak Piala Sudirman (2007) dan Piala Thomas (2010, 2016).
Di sisi lain, Hendra Setiawan sudah meraih seluruh gelar bergengsi di nomor individu mulai dari All England, SEA Games, Asian Games, Kejuaraan Asia, BWF World Tour Finals, hingga Olimpiade. (Yulia Sapthiani dan Agung Setyahadi, Ardhianto Wahyu Indraputra)
Baca tentang
[Category Opsi Informasi, Olahraga, Bulu Tangkis]
[Tags Featured,Bulu Tangkis Olimpiade, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020, Hendra Setiawan]
KOMPAS.com - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, nyaris batal tampil di Olimpiade Tokyo 2020 karena sempat terinfeksi virus corona menjelang keberangkatan.Dikutip dari situs Kompas.id, Hendra Setiawan positif Covid-19 sekitar tiga pekan menjelang keberangkatan tim bulu tangkis Indonesia ke Jepang pada 8 Juli 2021.
Hal itu membuat Hendra Setiawan sangat tegang ketika menunggu hasil tes Covid-19 pada 4 Juli 2021 atau satu hari menjelang tenggat pendaftaran nama atlet.
Hendra Setiawan saat itu sebenarnya sudah terbebas dari virus corona atau negatif Covid-19 setelah dua pekan menjalani isolasi mandiri.
Namun, Hendra Setiawan tetap mengaku tegang karena semua atlet harus menjalani tes PCR selama tiga hari berturut-turut sebelum keberangkatan sesuai regulasi Pemerintah Jepang.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
"Saya menjalani semua masukan dari dokter, seperti berjemur, minum vitamin, dan istirahat," kata Hendra sebelum bertolak ke Jepang dikutip dari Kompas.id.
"Sepanjang hari Minggu (4 Juli, sehari jelang tenggat pendaftaran nama atlet), saya sangat tegang menunggu hasil tes. Saya takut jika tiba-tiba hasilnya masih positif," kata Hendra.
"Kalau itu terjadi, nama saya masih bisa dicoret meskipun sudah didaftarkan," ucap Hendra menambahkan.
Adapun istri Hendra Setiawan, Sandiani, ternyata juga sempat positif Covid-19.
Sandiani menilai masa-masa itu sangat berat. Sebab, dia tidak bisa ikut mengantar Hendra Setiawan karena harus menjalani isolasi mandiri.
"Saya langsung menangis saat Hendra berangkat. Saya sendirian di kamar karena masih sakit dan di rumah tidak ada anak-anak," kata Sandiani.
"Saya hanya ditemani pembantu (asisten rumah tangga)," ucap Sandiani yang baru sembuh setelah 21 hari menjalani isolasi mandiri.
Perjuangan Hendra Setiawan sejak Kualifikasi Olimpiade hingga melawan Covid-19 pada akhirnya terbayarkan.
Hendra Setiawan berhasil berangkat ke Jepang untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.
Bersama Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan berhasil menembus semifinal bulu tangkis ganda putra Olimpiade Tokyo 2020.
Meski belum berhasil membawa pulang medali setelah menempati peringkat keempat, pencapaian Ahsan/Hendra sudah sangat membanggakan.
Sebab, Ahsan/Hendra berhasil membuktikan masih bisa bersaing di level tertinggi meskipun saat ini sudah berusia lebih dari 30 tahun.
Sebelum Olimpiade Tokyo 2020, Hendra Setiawan sudah pernah dua kali mengikuti ajang empat tahunan tersebut.
Pencapaian terbaik Hendra Setiawan dari tiga partisipasi adalah meraih medali emas Olimpiade Beijin 2008 ketika berpasangan dengan mendiang Markis Kido.
Setelah Olimpiade Tokyo 2020, Hendra Setiawan yang kini sudah berusia 36 tahun menyatakan masih belum ingin pensiun.
Hendra Setiawan bahkan langsung ingin mempersiapkan diri untuk mengikuti Piala Thomas yang rencananya dihelat pada 9-17 Oktober 2021.
Sepanjang kariernya, Hendra Setiawan memang belum pernah memenangi turnamen bulu tangkis beregu.
Pencapaian terbaik Hendra Setiawan pada turnamen beregu adalah meraih medali perak Piala Sudirman (2007) dan Piala Thomas (2010, 2016).
Di sisi lain, Hendra Setiawan sudah meraih seluruh gelar bergengsi di nomor individu mulai dari All England, SEA Games, Asian Games, Kejuaraan Asia, BWF World Tour Finals, hingga Olimpiade. (Yulia Sapthiani dan Agung Setyahadi, Ardhianto Wahyu Indraputra)
Baca tentang
[Category Opsi Informasi, Olahraga, Bulu Tangkis]
[Tags Featured,Bulu Tangkis Olimpiade, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020, Hendra Setiawan]