Pak Polisi Meraih Emas Jalan Cepat Putra 20 Km Olimpiade Tokyo 2020 By JPNN
2 min read
Pak Polisi Meraih Emas Jalan Cepat Putra 20 Km Olimpiade Tokyo 2020
By
google.com
1 min
Massimo Stano meraih medali emas jalan cepat putra 20 km Olimpiade Tokyo 2020. Foto: olympics
jpnn.com, TOKYO - Salah satu nomor bergengsi dalam cabang olahraga atletik, jalan cepat putra 20 km baru saja selesai digelar di Sapporo Odori Park, Kamis (8/5) sore WIB.
Atlet Italia Massimo Stano finis pertama, berhak meraih medali emas Tokyo 2020.
Emas Olimpiade Tokyo 2020 merupakan prestasi terbaik dalam karier atlet berusia 29 tahun itu.
Pria yang juga seorang petugas polisi itu mencatatkan waktu satu jam 21 menit lima detik.
Stano terlibat persaingan sengit dengan dua atlet Jepang di dua kilometer terakhir perlombaan di Sapporo Odori Park.
Dia memanfaatkan langkahnya yang lebih panjang ketimbang duo Negeri Sakura Koki Ikeda dan Toshikazu Yamanishi.
Stano makin meninggalkan dua lawan terdekatnya itu satu kilo sebelum garis finis.
Ikeda finis kedua, berjarak sembilan detik dari Stano. Yamanishi yang sempat memimpin lomba jalan cepat ini harus puas meraih perunggu.
Catatan waktu Stano belum memecahkan rekor Olimpiade dan rekor dunia.
Olympic record masih dipegang Chen Ding (China) dengan satu jam 18 menit 46 detik yang tercipta pada London 2012.
Adapun world record masih dipegang atlet Jepang Yusuke Suzuki dengan satu jam 16 menit 36 detik yang tercipta di Nomi (Jepang) 15 Maret 2015. (olympics/jpnn)
[Category Opsi Informasi, Olahraga]
[Tags Featured, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020]
By
google.com
1 min
Massimo Stano meraih medali emas jalan cepat putra 20 km Olimpiade Tokyo 2020. Foto: olympicsjpnn.com, TOKYO - Salah satu nomor bergengsi dalam cabang olahraga atletik, jalan cepat putra 20 km baru saja selesai digelar di Sapporo Odori Park, Kamis (8/5) sore WIB.
Atlet Italia Massimo Stano finis pertama, berhak meraih medali emas Tokyo 2020.
Emas Olimpiade Tokyo 2020 merupakan prestasi terbaik dalam karier atlet berusia 29 tahun itu.
Pria yang juga seorang petugas polisi itu mencatatkan waktu satu jam 21 menit lima detik.
Stano terlibat persaingan sengit dengan dua atlet Jepang di dua kilometer terakhir perlombaan di Sapporo Odori Park.
Dia memanfaatkan langkahnya yang lebih panjang ketimbang duo Negeri Sakura Koki Ikeda dan Toshikazu Yamanishi.
Stano makin meninggalkan dua lawan terdekatnya itu satu kilo sebelum garis finis.
Ikeda finis kedua, berjarak sembilan detik dari Stano. Yamanishi yang sempat memimpin lomba jalan cepat ini harus puas meraih perunggu.
Catatan waktu Stano belum memecahkan rekor Olimpiade dan rekor dunia.
Olympic record masih dipegang Chen Ding (China) dengan satu jam 18 menit 46 detik yang tercipta pada London 2012.
Adapun world record masih dipegang atlet Jepang Yusuke Suzuki dengan satu jam 16 menit 36 detik yang tercipta di Nomi (Jepang) 15 Maret 2015. (olympics/jpnn)
[Category Opsi Informasi, Olahraga]
[Tags Featured, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020]