Raih Emas, Tim Impian AS Pertahankan Dominasi di Basket Olimpiade - Beritasatu
6 min read
Raih Emas, Tim Impian AS Pertahankan Dominasi di Basket Olimpiade
Sabtu, 7 Agustus 2021 | 11:24 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Pebasket tim AS Jayson Tatum mencoba melewati pemain Prancis Rudy Gobert (kanan) dan Guerschon Yabusele dalam pertandingan final bola basket putra Olimpiade Tokyo 2020 di Saitama Super Arena di Saitama pada 7 Agustus 2021.
Saitama, Beritasatu.com - .Tim Impian Amerika Serikat (AS) mempertahankan dominasinya di cabang bola basket putra Olimpiade, setelah meraih medali emas dengan mengalahkan Prancis 87-82 di babak final Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (7/8/2021) siang.
Keberhasilan ini membuat AS telah meraih 16 medali dari 20 kali ajang basket di Olimpiade saat mulai dipertandingkan pada 1936.
Advertisement
Dominasi AS akan sempurna jika tim basket putrinya mampu meraih emas pada pertandingan final melawan Jepang.
AS juga mempertahankan dominasi emas yang mereka raih di Olimpiade 2016 Rio, Brasil.
Dua pemain AS tampil menonjol pada pertandingan ini, yakni Kevin Durant dan Jayson Tatum.
Kuarter 1 menit kelima, AS tertinggal 4-10 karena membiarkan pemain Prancis leluasa menembak dari jarak jauh.
Menit ketiga, AS mulai mendekat 10-12.
Para pemain kunci AS dan Prancis, Kevin Durant dan Rudy Gobert tampaknya diberi instruksi tidak melakukan pelanggaran di awal-awal pertandingan.
Karenanya saat melakukan penjagaan, mereka tidak ketat. Tujuannya supaya tim tidak kehilangan para pemain andalannya karena pelanggaran di saat-saat penting memasuki babak akhir.
Kuarter 1 menit kesatu, AS menyamakan skor 15-15. Durant mendapat hadiah tembakan bebas karena ia terkena pelanggaran saat melakukan tembakan jarak jauh.
AS memasang para pemain yang mampu melepaskan tembakan jarak jauh untuk mengejar ketinggalan, seperti Jayson Tatum, Khris Middleton dan Damian Lillard.
Tatum mampu melepaskan tembakan jarak jauh di sisa waktu 20 detik pertandingan, dan mebawa AS unggul sementara 22-18.
Kuarter dua menit kesembilan, tembakan Tatum dan Lillard membuat AS menjauh 25-18.
Prancis banyak kehilangan bola saat melakukan serangan, membuat AS mampu mengejar dan membalikkan keadaan.
Menit kelima, Durant dan Tatum menambah keunggulan AS 35-26.
Evan Fournier ditarik Prancis setelah melakukan dua kali pelanggaran. AS mampu menambah empat poin, skor 39-26.
Kuarter 2 menit ketiga, Prancis mendapat kesempatan mengejar ketinggalan. Gobert menambah dua poin dari aksi dunk, namun gagal mendapat tambahan satu poin dari eksekusi tembakan setelah terkena pelanggaran. Prancis mulai mengejar 31-39.
Prancis memperbaiki kesalahan kehilangan bola mereka saat menyerang. Tembakan tiga angka Nando de Colo dan Gobert membuat tim ayam jago hanya tertinggal tujuh poin 36-43 di bawah satu menit kuarter 2.
AS hanya unggul 44-39 di akhir babak pertama.
Kuarter 3 menit keenam, Durant melepaskan tembakan tiga angka yang membawa AS menjaga jarak dengan Prancis 56-45.
Kuarter 3 menit keempat, Prancis menambah lima poin untuk mendekati perolehan AS. Lillard melepaskan tembakan tiga angka untuk menjaga AS tetap memimpin 60-50.
Kuarter 3 menit kesatu, AS terus menjaga keunggulan selisih 10 poin dari Prancis. Kesalahan kehilangan bola yang diakukan tim ayam jago, membuat AS menjauh hingga 14 poin dari tembakan Zach LaVine dan aksi lay up Tatum. Skor 71-57.
Tembakan Nicolas Batum di sisa dua detik, membuat Prancis memangkas ketinggalan 63-71. Di saat Prancis kehilangan aksi Fournier, mereka mendapatkannya dari tembakan-tembakan tiga angka Guerschon Yabusele.
Prancis kembali memainkan Fournier untuk mengejar ketinggalan poin.
Kuarter 4 menit keenam, Prancis mampu menambah empat poin, sedangkan AS hanya dua poin sejak kuarter terakhir berlangsung empat menit. Skor 73-67 masih untuk AS.
Kuarter 4 menit kelima, setelah sempat mengejar hingga selisih 3 poin, Prancis kehilangan penguasaan bola saat menyerang dan dimanfaatkan AS untuk tetap menjaga selisih poin 77-70.
Sisa 10 detik, Prancis mampu mengejar hingga hanya tertinggal tiga poin 82-85. AS dalam tekanan untuk mempertahankan keunggulan mereka.
Sisa 8 detik, Prancis melakukan pelanggaran untuk bisa segera menguasai bola. Durant menambah dua poin dari eksekusi hukuman, AS unggul 87-82.
Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
Sumber: BeritaSatu.com
[Category Opsi Informasi, Olahraga]
[Tags Featured, Basket, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020]
Sabtu, 7 Agustus 2021 | 11:24 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Pebasket tim AS Jayson Tatum mencoba melewati pemain Prancis Rudy Gobert (kanan) dan Guerschon Yabusele dalam pertandingan final bola basket putra Olimpiade Tokyo 2020 di Saitama Super Arena di Saitama pada 7 Agustus 2021.Saitama, Beritasatu.com - .Tim Impian Amerika Serikat (AS) mempertahankan dominasinya di cabang bola basket putra Olimpiade, setelah meraih medali emas dengan mengalahkan Prancis 87-82 di babak final Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (7/8/2021) siang.
Keberhasilan ini membuat AS telah meraih 16 medali dari 20 kali ajang basket di Olimpiade saat mulai dipertandingkan pada 1936.
Advertisement
Dominasi AS akan sempurna jika tim basket putrinya mampu meraih emas pada pertandingan final melawan Jepang.
AS juga mempertahankan dominasi emas yang mereka raih di Olimpiade 2016 Rio, Brasil.
Dua pemain AS tampil menonjol pada pertandingan ini, yakni Kevin Durant dan Jayson Tatum.
Kuarter 1 menit kelima, AS tertinggal 4-10 karena membiarkan pemain Prancis leluasa menembak dari jarak jauh.
Menit ketiga, AS mulai mendekat 10-12.
Para pemain kunci AS dan Prancis, Kevin Durant dan Rudy Gobert tampaknya diberi instruksi tidak melakukan pelanggaran di awal-awal pertandingan.
Karenanya saat melakukan penjagaan, mereka tidak ketat. Tujuannya supaya tim tidak kehilangan para pemain andalannya karena pelanggaran di saat-saat penting memasuki babak akhir.
Kuarter 1 menit kesatu, AS menyamakan skor 15-15. Durant mendapat hadiah tembakan bebas karena ia terkena pelanggaran saat melakukan tembakan jarak jauh.
AS memasang para pemain yang mampu melepaskan tembakan jarak jauh untuk mengejar ketinggalan, seperti Jayson Tatum, Khris Middleton dan Damian Lillard.
Tatum mampu melepaskan tembakan jarak jauh di sisa waktu 20 detik pertandingan, dan mebawa AS unggul sementara 22-18.
Kuarter dua menit kesembilan, tembakan Tatum dan Lillard membuat AS menjauh 25-18.
Prancis banyak kehilangan bola saat melakukan serangan, membuat AS mampu mengejar dan membalikkan keadaan.
Menit kelima, Durant dan Tatum menambah keunggulan AS 35-26.
Evan Fournier ditarik Prancis setelah melakukan dua kali pelanggaran. AS mampu menambah empat poin, skor 39-26.
Kuarter 2 menit ketiga, Prancis mendapat kesempatan mengejar ketinggalan. Gobert menambah dua poin dari aksi dunk, namun gagal mendapat tambahan satu poin dari eksekusi tembakan setelah terkena pelanggaran. Prancis mulai mengejar 31-39.
Prancis memperbaiki kesalahan kehilangan bola mereka saat menyerang. Tembakan tiga angka Nando de Colo dan Gobert membuat tim ayam jago hanya tertinggal tujuh poin 36-43 di bawah satu menit kuarter 2.
AS hanya unggul 44-39 di akhir babak pertama.
Kuarter 3 menit keenam, Durant melepaskan tembakan tiga angka yang membawa AS menjaga jarak dengan Prancis 56-45.
Kuarter 3 menit keempat, Prancis menambah lima poin untuk mendekati perolehan AS. Lillard melepaskan tembakan tiga angka untuk menjaga AS tetap memimpin 60-50.
Kuarter 3 menit kesatu, AS terus menjaga keunggulan selisih 10 poin dari Prancis. Kesalahan kehilangan bola yang diakukan tim ayam jago, membuat AS menjauh hingga 14 poin dari tembakan Zach LaVine dan aksi lay up Tatum. Skor 71-57.
Tembakan Nicolas Batum di sisa dua detik, membuat Prancis memangkas ketinggalan 63-71. Di saat Prancis kehilangan aksi Fournier, mereka mendapatkannya dari tembakan-tembakan tiga angka Guerschon Yabusele.
Prancis kembali memainkan Fournier untuk mengejar ketinggalan poin.
Kuarter 4 menit keenam, Prancis mampu menambah empat poin, sedangkan AS hanya dua poin sejak kuarter terakhir berlangsung empat menit. Skor 73-67 masih untuk AS.
Kuarter 4 menit kelima, setelah sempat mengejar hingga selisih 3 poin, Prancis kehilangan penguasaan bola saat menyerang dan dimanfaatkan AS untuk tetap menjaga selisih poin 77-70.
Sisa 10 detik, Prancis mampu mengejar hingga hanya tertinggal tiga poin 82-85. AS dalam tekanan untuk mempertahankan keunggulan mereka.
Sisa 8 detik, Prancis melakukan pelanggaran untuk bisa segera menguasai bola. Durant menambah dua poin dari eksekusi hukuman, AS unggul 87-82.
Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
Sumber: BeritaSatu.com
[Category Opsi Informasi, Olahraga]
[Tags Featured, Basket, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020]