Taliban Dekati Kabul, Inggris Kirim 600 Tentara Bantu Warga Mereka yang Ingin Pergi dari Afghanistan - Kompas Dunia
Taliban Dekati Kabul, Inggris Kirim 600 Tentara Bantu Warga Mereka yang Ingin Pergi dari Afghanistan

LONDON, KOMPAS.TV - Pemerintah Inggris mengirimkan 600 tentara ke Afghanistan untuk membantu warga mereka pergi dari negara tersebut.
Hal itu dilakukan Pemerintah Inggris, setelah Taliban semakin dekat Kabul untuk mengambil alih Afghanistan.
Pengiriman tentara tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace.
“Saya telah memerintahkan pengiriman personel tambahan militer untuk mendukung kehadiran diplomatik di Kabul,” ujarnya dikutip dari Daily Mail.
“Mereka akan membantu warga Inggris meninggalkan negara itu dan mendukung relokasi mantan staf Afghanistan yang mempertaruhkan hidup mereka untuk melayani kami,” tambahnya.
Wallace menggambarkan pengiriman tersebut sebagai fase pra-perencanaan dan memungkinkan langkah selanjutnya untuk pergi.
Namun, Kementerian Pertahanan Inggris tampaknya kontradiktif mengenai hal itu.
Mereka mengatakan bahwa pengerahan tambahan tentara itu dikarenakan meningkatnya kekerasan dan memburuknya lingkungan keamanan di Afghanistan dengan cepat.
Berdasarkan laporan Kator Kementerian Luar Negeri, saat ini di Afghanistan diperkirakan masih ada 4.000 warga Inggris.
Dilaporkan Duta Besar Inggris di Afghanistan, Sir Laurie Bristow juga masih berada di Kabul.
Tentara Inggris akan bertujuan mengamankan bandara Kabul, sementara baik Kedutaan Besar Inggris dan Amerika Serikat (AS) direlokasi.
Taliban saat ini sudah semakin dekat dengan Kabul, setelah merebut Ghazi yang hanya berjarak 132 km dari Ibu Kota Afghanistan itu.
Taliban juga berhasil merebut dua ibu kota penting Afghanistan dan juga kota terbesar kedua dan ketiga di negara itu, Herat dan Kandahar.
Mereka bahkan merebut Masjid Agung di Herat, dan merebut gedung pemerintahan.
Taliban Kuasai 11 Kota, Ribuan Warga Mengungsi
Pengamat: Sepeninggal NATO dan AS, Afghanistan Alami Krisis Legitimasi Besar
Taliban Kepung Afghanistan, Biden Sampaikan Afghanistan Harus Berjuang
RS Swasta di Afghanistan Jadi Korban Serangan Bom Karena Diduga Merawat Militan Taliban
Taliban Tidak Ingin Kedamaian Ada di Afghanistan, Kecuali...
PBB: 50 Distrik Afghanistan Dikuasai Taliban
Menhan Inggris Jelaskan Kronologi Insiden antara HMS Defender dan Militer Rusia
Diserang Roket! Presiden Afghanistan Tetap Lanjutkan Salat Idul Adha di Halaman Istana
Biden Akan Akhiri Misi Tempur di Irak Pada Akhir Tahun 2021
Dianggap Melanggar, Rusia Klaim Berikan Tembakan Peringatan kepada HMS Defender
Pesawat Pemadam Kebakaran Rusia Jatuh di Pegunungan Turki, Seluruh Awaknya Tewas
Greysia dan Apriyani Jadi Nama Gedung Olahraga Pelajar DKI Jakarta
Jerinx Putuskan untuk Terima Vaksin Sinovac Setelah Berdiskusi dengan Pakde Indro
TNI AL Siapkan Rumah Oksigen untuk Pasien Covid-19 di Surabaya
Peringati HUT Ke-76 RI, Siswa MAN 6 Kepanjen Beri Semangat Nakes Lewat Puzzle Hati
Kasus Covid-19 di Amerika Serikat Melonjak 4x Lipat Dibanding Bulan Juli
Soal Mural Mirip Jokowi, PKS: Yang Kreatif Jangan Dihukum, Tapi Diajak Dialog
Banjir Rendam New Mexico, Warga Wajib Evakuasi
Gempa Guncang Haiti, 304 Warga Tewas
Komnas HAM Dukung Kebijakan KSAD Andika Hapuskan Tes Keperawanan