0
News
    Home Featured Taliban

    Taliban Kini Hanya Berjarak 50 Km dari Kabul, Pasukan Afghanistan Kocar-kacir - Sindonews

    3 min read

     

    Taliban Kini Hanya Berjarak 50 Km dari Kabul, Pasukan Afghanistan Kocar-kacir

    Sabtu, 14 Agustus 2021 - 00:01 WIB
    Taliban Kini Hanya Berjarak 50 Km dari Kabul, Pasukan Afghanistan Kocar-kacir
    Pejuang Taliban berpatroli menggunakan sepeda motor di Afghanistan. Foto/REUTERS
    KABUL - Taliban telah merebut provinsi Logar dan ibu kotanya Pol-e Alam, membuat mereka hanya berjarak 50 km dari ibu kota Afghanistan , Kabul.

    Keberhasilan Taliban itu membuat pemerintah pusat Afghanistan di Kabul kehilangan sebagian besar wilayah negara itu.

    Pada Jumat (13/8), Taliban merebut kota Pol-e Alam, ibu kota provinsi Logar, menurut beberapa laporan media. Provinsi ini juga dikenal sebagai negara bagian asal Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

    Baca juga: NASA Buka Lowongan Relawan untuk Simulasi Misi Mars, Ini Syarat-syaratnya

    Dengan penaklukan terbaru, Taliban sekarang hanya 50 km di selatan ibukota negara itu, dan benteng terakhir pemerintah Afghanistan, Kabul.

    Baca juga: Menhan Inggris Khawatir Afghanistan Jadi Negara Gagal, Surga Para Teroris



    “Sekarang Taliban 100% memegang kendali. Tidak ada pertempuran saat ini. Sebagian besar pejabat melarikan diri ke Kabul,” ungkap anggota parlemen Saeed Qaribullah Sadat kepada AFP.

    Baca juga: Inggris Nyatakan akan Kerahkan Pasukan ke Afghanistan Jika Al-Qaeda Kembali Muncul

    Wartawan Bilal Sarwary menyatakan Gubernur Logar Abdul Rahim Qayumi berperang melawan Taliban yang mendekat selama enam jam, dengan 40 pasukan pelindungnya.
    halaman ke-1



    Dia menambahkan bahwa kepala kepolisian, pimpinan Badan Keamanan Nasional dan pejabat lainnya telah menyerahkan diri pada Taliban. Situasi ini menunjukkan bagaimana pasukan pemerintah kocar-kacir menghadapi Taliban.



    Sebelumnya, Taliban mengklaim kota terbesar kedua di Afghanistan, Kandahar, telah jatuh ke tangan mereka.

    Kelompok itu mengatakan telah menyita ratusan senjata dan kendaraan, serta sejumlah besar amunisi selama serangan mereka tersebut.

    Berbicara kepada CNN, anggota parlemen Afghanistan Gul Ahmad Kamin menegaskan kota itu tidak lagi dalam kendali pemerintah. Dia menambahkan, "Banyak tentara menyerah dan sisanya melarikan diri."

    Negara-negara Barat yang menduduki Afghanistan selama hampir dua dekade kini telah meminta warganya meninggalkan negara itu.

    Inggris mengatakan pada Kamis bahwa mereka akan mengerahkan 600 tentara untuk memfasilitasi evakuasi warga Inggris dan para penerjemah lokal.
    halaman ke-2

    Komentar
    Additional JS