0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Tokyo Beri Tongkat Olimpiade ke Beijing, Seruan Boikot Muncul - CNN Indonesia

    5 min read

    Tokyo Beri Tongkat Olimpiade ke Beijing, Seruan Boikot Muncul
    CNN Indonesia
    Minggu, 08/08/2021 11:10
    Fokus segera beralih ke Beijing ketika tirai Olimpiade Tokyo akan ditutup. Tetapi, seruan pemboikotan Olimpiade Musim Dingin di Beijing terus bermunculan.Olimpiade Tokyo 2020 siap memberikan tongkat estafet ke Beijing. (AFP/FABRICE COFFRINI)
    Jakarta, CNN Indonesia --
    Fokus segera beralih ke Beijing ketika tirai Olimpiade Tokyo 2020 akan ditutup, Minggu (8/8). Tetapi, seruan pemboikotan Olimpiade Musim Dingin di Beijing terus bermunculan seiring meningkatnya wabah virus Covid-19 di China.
    Olimpiade Beijing 2022 dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 20 Februari, ketika ibu kota China itu akan menjadi kota pertama yang menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin.
    Venue-venue baru telah dibangun dan beberapa tempat pertandingan warisan dari Beijing 2008 masih dipertahankan, termasuk Stadion Nasional yang sedang dirapikan sebagai upaya China untuk menunjukkan kepada dunia wajah terbaiknya.
    Pilihan Redaksi
    Olimpiade Beijing 2022 akan tersebar di tiga zona utama yaitu Beijing, Yanqing, dan Zhangjiakou, yang berjarak sekitar 180 kilometer (110 mil) barat laut dari ibu kota. Kereta berkecepatan tinggi akan menghubungkan tiga pusat pertandingan tersebut.
    Semua pembangunan venue telah diselesaikan beberapa bulan yang lalu dan pemerintah China ingin menegaskan bahwa persiapan mereka telah terlaksana dengan sukses meskipun dilakukan di tengah pandemi virus corona.
    Tetapi ketika Olimpiade Beijing 2022 sudah mulai terlihat, China sekarang menghadapi wabah virus terbesar dalam beberapa bulan terakhir.
    Banner Live Streaming MotoGP 2021Selain itu China juga diprotes mengenai perlakuan pemerintahan mereka terhadap minoritas Muslim di kawasan Xinjiang dan dugaan penyiksaan muslim di Uighur.
    China yang diketahui merupakan tempat pertama kali Covid-19 muncul pada akhir 2019 sudah melakukan beberapa tindakan pencegahan yang sangat ketat.
    Bersambung ke halaman berikutnya...
    Fokus segera beralih ke Beijing ketika tirai Olimpiade Tokyo akan ditutup. Tetapi, seruan pemboikotan Olimpiade Musim Dingin di Beijing terus bermunculan.Beijing diharapkan bisa belajar dari pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/FABRICE COFFRINI)
    Orang-orang yang terbang ke China dari luar negeri harus dikarantina antara dua hingga tiga minggu di sebuah hotel, dan tidak jelas apakah ribuan atlet, ofisial tim, media, dan lainnya yang datang ke Olimpiade nanti harus melakukan hal yang sama.
    Bo Li, asisten profesor manajemen olahraga di Universitas Miami di Ohio, mengatakan penyelenggara Beijing 2022 harus mengambil contoh dari Tokyo dalam menangani ancaman virus.
    Seperti diketahui ada kekhawatiran akan adanya infeksi massal di antara peserta di Olimpiade Tokyo 2020, tetapi sejauh ini hal terburuk itu tidak terwujud.
    Lihat Juga :
    Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan penyelenggara lokal bersikeras untuk menguji semua orang yang terlibat sebelum dan secara teratur selama Olimpiade, dan menjauhkan atlet dari publik.
    Penonton juga telah dilarang masuk dalam sebagian besar pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020, tidak jelas apakah Beijing 2022 akan mengikutinya.
    Banner Testimoni"Secara keseluruhan strategi yang telah digunakan oleh Tokyo cukup berhasil dan saya pikir Beijing akan menduplikasi sesuatu yang sangat mirip," kata Bo Li dikutip dari AFP.
    "Saya tidak berpikir realistis untuk mengharapkan para atlet tiba di Beijing (setidaknya) dua minggu sebelumnya dan dikarantina. Dari sudut pandang keuangan, siapa yang akan membayar biaya [karantina]? Panitia penyelenggara? IOC? Persiapan para atlet akan sangat terpengaruh, itu tidak dapat diterima oleh sebagian besar dari mereka."
    slide 1 of 1
    slide 1 to 5 of 5
    (rhr)

    [Category Opsi Informasi, Olahraga]
    [Tags Featured, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020, Olimpiade Musim Dingin, Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022]
    Komentar
    Additional JS