Demi Pertahankan Ponsel, Pelajar SMK di Depok Tewas Dibacok Gengster | merdeka
Demi Pertahankan Ponsel, Pelajar SMK di Depok Tewas Dibacok Gengster | merdeka.com

Merdeka.com - Demi mempertahankan ponsel, seorang pelajar SMK tewas meregang nyawa. Saat itu korban sedang main gim bersama teman-temannya. Kemudian datang segerombolan orang pura-pura menanyakan sesuatu. Mereka menggunakan dua motor dan saling berboncengan.
Salah satu dari pelaku langsung menyambar ponsel korban dan spontan korban melawan. Namun nyawanya menjadi taruhan. Korban adalah MA (16) pelajar sebuah sekolah kejuruan di Jakarta Timur. Peristiwa terjadi di Gang Nangka, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok pada Sabtu (23/10) pukul 03.00 WIB.
"Didapat Informasi adanya korban pengeroyokan mengakibatkan meninggal dunia," kata Kapolsek Cimanggis Kompol Ibrahim Sadjab, Rabu (27/10).
Korban dan teman-temannya tidak mengenal pelaku. Mereka tiba-tiba datang saat korban dan temannya sedang asik bermain gim. "Salah satu pelaku langsung bertanya kepada teman korban bernama Rizki menanyakan perihal temannya yang dipukuli. Kemudian langsung meriksa handphone Kelvin dan korban. Kemudian langsung mengambil salah satu HP korban," paparnya.
Saat itu korban spontan melakukan perlawanan. Sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku. Akhirnya pelaku membacok korban hingga tersungkur dan pelaku melarikan diri. "Pada saat sebelum dibacok mengenai punggung sebelah kiri korban sempat melawan dan saling tarik menarik," tukasnya.
Pelaku melarikan diri ke arah Tapos. Melihat korbab berlumuran darah, teman-teman korban langsung membawa ke ke Rumah Sakit Sentra Medika. Sayang, nyawanya tak tertolong. Korban meninggal dunia di RS. "Korban meninggal di Rumah Sakit Sentra Medika," katanya.
Informasi yang didapat, pelaku berjumlah enam orang. Diduga adalah anggota gangster dari Jakarta. "Dari salah satu pelaku mengaku dari Jakarta, gengster Jakarta. Pelaku berjumlah enam orang menggunakan dua motor,” ungkapnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, pelaku sudah diamankan Tim Resmob Polda Metro Jaya. Pelaku diamankan pada Senin (26/10). "Sudah diamankan Resmob Polda Metro Jaya kemarin," katanya (mdk/eko)