0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    11 WNI Tewas dan 27 Orang Hilang Setelah Kapal Tenggelam di Malaysia - Kompas

    3 min read

     

    11 WNI Tewas dan 27 Orang Hilang Setelah Kapal Tenggelam di Malaysia

    Kompas.com, 15 Desember 2021, 15:55 WIB
    •  
    • Telegram
    HANDOUT
    Sebuah kapal barang yang membawa 400 migran diselamatkan pada 29 Oktober 2021 sore oleh penjaga pantai Yunani.
    Sebuah kapal barang yang membawa 400 migran diselamatkan pada 29 Oktober 2021 sore oleh penjaga pantai Yunani.

    MALAYSIA, KOMPAS.com - Sedikitnya 11 migran asal Indonesia tewas dan 27 orang lainnya diyakini hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan selatan Malaysia, Rabu (15/12/2021).

    Kapal tersebut tenggelam ketika cuaca badai terjadi.

    Korban tewas dan hilang dalam kecelakaan kapal di Malaysia itu diduga adalah pekerja migran illegal atau imigran gelap.

    4+

    Dapatkan Aplikasi

    Dilaporkan Kantor Berita AFP, Rabu, orang Indonesia yang tengah mencari pekerjaan terkadang mencoba memasuki negara tetangga Malaysia secara ilegal dengan melakukan penyeberangan laut menggunakaan perahu seadanya. Hal ini pun kerap menyebabkan kecelakaan laut.

    Kapal yang diyakini membawa 60 migran ini tenggelam pada Rabu pagi di lepas pantai negara bagian Johor, Malaysia selatan.

    Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
    Daftarkan email

    “Tentara yang berpatroli menemukan mayat tujuh pria dan empat wanita di pantai,” kata kepala penjaga pantai Laksamana Mohamad Zubil Mat Som kepada AFP.

    Sementara, 20 pria dan dua wanita lainnya ditemukan hidup setelah melakukan perjalanan dari pulau terdekat di Indonesia. Mereka pun telah dalam pengamanan.

    Penumpuang perahu yang hilang diyakini telah melarikan diri ke persembunyian atau tenggelam.

    Pihak berwenang Malaysia dilaporkan telah mengerahkan perahu dan pesawat untuk menemukan mereka.

    "Kami sangat menyesalkan tragedi mematikan ini," kata Mohamad Zubil

    Dia mendesak para migran untuk tidak memasuki Malaysia secara ilegal.

    • 2
    1 komentar
    Additional JS