0
News
    Home Featured

    Jenis Hunian yang Paling Banyak Diburu di Google, Cek di Sini! Halaman all - Kompas.l

    6 min read

     

    Jenis Hunian yang Paling Banyak Diburu di Google, Cek di Sini! Halaman all - Kompas.com

    Jenis Hunian yang Paling Banyak Diburu di Google, Cek di Sini!

    Kompas.com, 9 Desember 2021, 14:00 WIB
    Ilustrasi rumah.
    Lihat Foto
    Dok. DIREKTORAT RUK/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR
    Ilustrasi rumah.
    Editor: Hilda B Alexander

    JAKARTA, KOMPAS.com - Platform digital proptech, Pinhome, membagikan jenis hunian di Indonesia yang paling banyak diminati berdasarkan volume pencarian Google.

    Head of Partnership Marketing, & Public Relations (PR) Pinhome Dani Budianto mengatakan, perusahaan memiliki komitmen untuk menyediakan informasi yang relevan dengan kondisi properti di tanah air. 

    Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
    Daftarkan email

    "Dengan merilis data terbaru saat ini, kami berharap calon pembeli bisa membuat keputusan berdasarkan informasi lengkap dan relevan, serta mendapatkan opsi tambahan dalam pencarian dan pembelian sesuai kebutuhan mereka," tutur Dani dalam siaran persnya, Kamis (9/12/2021).

    Apartemen

    Ini merupakan jenis properti yang berada di urutan paling atas dengan volume paling pencarian sebanyak 56.000 di Google.

    Ruko

    Rumah toko (ruko) menempati posisi kedua setelah apartemen yang dicari sebanyak 19.000 dalam volume pencarian Google.

    Klaster

    Umumnya, orang Indonesia akan mengetik cluster atau klaster. Namun, kata klaster yang paling banyak dicari sebanyak 11.000 pada mesin Google.

    Townhouse

    Meski terdengar baru, townhouse dicari sebanyak 5.400 volume pencarian Google. Sebetulnya, hunian ini sudah ada sejak lama dan telah banyak pengembang yang membangunnya.

    Rusun

    Sama halnya dengan townhouserumah susun (rusun) dicari sebanyak 5.400 volume pencarian Google sehingga menempati urutan kelima.

    Transit Oriented Development (TOD)

    Hunian jenis ini umumnya berbentuk apartemen yang memiliki volume pencarian 700 di Google.

    Jenis hunian baru ini sengaja dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban karena terintegrasi langsung dengan transportasi umum seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), dan lain sebagainya. 

    Rukan

    Rumah kantor atau biasa disebut rukan memiliki volume pencarian sebanyak 600. Ini mungkin terbilang jenis properti yang sedikit dicari karena bersifat segmented (tersegmentasi).

    Rumah kopel

    Selain rukan, rumah kopel juga merupakan hunian yang paling sedikit dicari yaitu sebanyak 500.

    Rumah kopel didefinisikan sebagai dua bangunan rumah berhmpitan. Namun pada dasarnya, ini merupakan dua rumah berbeda yang digabung menjadi satu.

    Rumah tunggal

    Selanjutnya, rumah tunggal yang menempati posisi sembilan dengan volume pencarian Google sebanyak 150.

    Kondotel

    Kondotel juga menjadi salah satu properti yang volume pencariannya rendah dan hanya bernilai 40.

    Berdasarkan usia dan status bangunan

    Kontrakan

    Kontrakan menjadi salah satu jenis hunian yang banyak dicari. Berdasarkan volume pencarian Google menggunakan Ahrefs, kata kunci kontrakan mencapai 23.000.

    Kos

    Sementara kata kunci kosan menempati urutan kedua dengan jumlah atau volume
    pencarian sebanyak 12.000.

    Rumah subsidi 

    Proyek rumah subsidi memang terus digalakkan oleh pemerintah untuk menyediakan opsi rumah terjangkau bagi sebagian masyarakat.

    Dalam mesin pencarian Google, volume pencarian rumah subsidi sebanyak 8.300.

    Rumah baru

    Berada di urutan keempat, volume pencarian rumah baru hanya 2.800. Pada dasarnya, banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini terjadi.

    Kata kunci yang dimasukkan lebih mengarah pada keyword “rumah dijual” atau diikuti nama kota seperti “rumah Jakarta” dan sebagainya.

    Rumah lelang

    Rumah lelang adalah properti yang pembayarannya tidak lunas, sehingga pihak bank harus menyita.

    Setelah disita, pihak bank akan menjual rumah tersebut ke nasabah dengan cara dilelang. Search volume kata kunci ini lebih rendah dari rumah baru yaitu sebanyak 1.500.

    Rumah lama (secondary)

    Kata kunci untuk rumah lama ternyata yang paling rendah atau volume pencariannya hanya mencapai 800.

    Namun bisa saja banyak faktor yang terjadi seperti, para pengguna internet langsung melakukan pencarian di situs penjualan properti.

    Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
    Komentar
    Additional JS