Omicron Masuk RI, Dokter Tak Sarankan Masker Ini - CNBC Indonesia
Omicron Masuk RI, Dokter Tak Sarankan Masker Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia mengumumkan kemasukan Omicron pekan ini. Ada satu kasus ditemukan di Wisma Atlet dan terdapat lima suspek lainnya.
Karenanya warga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan. Termasuk menggunakan masker.
Ketua Umum Perhimpunan Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FISR, FAPSR, menjelaskan masker seperti apa yang efektif menangkal virus. Menurutnya, masker seperti N95 yang harus digunakan para petugas medis dan masker double (masker bedah ditambah masker kain) untuk penggunaan sehari-hari.
Namun ada beberapa pula masker yang harus dihindari. Berikut rangkuman CNBC Indonesia:
Masker Katup
Mengutip dari detikhealth, masker ini berbahaya digunakan. Masker ini tidak disarankan karena bisa menulari orang sekitar.
Masker katup bisa membawa hembusan napas dari pemakai keluar. Sehingga kalau pemakai masker katup itu menderita Covid-19, maka udara yang keluar dari masker membahayakan sekitarnya.
Masker Kain Bukan Katun
Masker kain dengan jenis bahan di luar katun tidak disarankan. Masker kain yang aman dipakai sehari-hari setidaknya memiliki tiga lapis berbahan katun, karena mempunyai pori-pori yang rapat.
Masker kain yang menggunakan bahan lain umumnya tak memiliki pori-pori serapat katun. Ini akan berbahaya bagi pengguna.