Update Korban Serangan Rusia: 198 Warga Ukraina Tewas, 120 Ribu Mengungsi - merdeka
Update Korban Serangan Rusia: 198 Warga Ukraina Tewas, 120 Ribu Mengungsi

Merdeka.com - Sebanyak 198 warga Ukraina tewas sejak Rusia melancarkan serangan pada Kamis (24/2). Tiga di antaranya merupakan anak-anak. Kemudian, sebanyak 1.115 warga terluka, 33 di antaranya adalah anak-anak.
Menteri Kesehatan Ukraina Viktor Lyashko mengatakan bahwa rumah sakit Ukraina masih beroperasi dan memberikan perawatan medis.
Rusia mengklaim serangannya di Ukraina hanya ditujukan pada sasaran militer, tetapi warga sipil telah terbunuh dan terluka selama perang darat terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.
Badan pengungsi PBB mencatat lebih dari 120.000 pengungsi Ukraina telah meninggalkan negara tersebut ke negara tetangga sejak Rusia menyerang. Sebagian besar menuju ke Polandia dan Moldova, tetapi juga ke Rumania, Slovakia serta Hongaria.
"Situasi diperkirakan akan semakin buruk. Kami sekarang melihat lebih dari 120.000 orang yang telah pergi ke semua negara tetangga," kata Wakil Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Kelly Clements kepada CNN.
“Penerimaan yang mereka terima dari komunitas lokal, dari otoritas lokal, luar biasa. Tapi ini situasi yang dinamis. Kami benar-benar sangat hancur, tentu saja, dengan apa yang akan datang.”
Pasukan Rusia terus mendesak maju ke arah ibu kota Ukraina, Kiev hari ini. Rusia mencoba membuka jalan bagi pasukan utama.
Pertempuran jalanan yang menyebabkan ledakan dan tembakan membuat penduduk Kiev mencari perlindungan di bawah tanah.
Pejabat Ukraina melaporkan beberapa keberhasilan dalam menangkis serangan, tetapi pertempuran terus berlanjut di dekat ibu kota.
Sebuah rudal menghantam sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di pinggiran barat daya kota, dekat salah satu dari dua bandara penumpang Kiev. Rudak tersebut meninggalkan lubang bergerigi apartemen yang rusak di beberapa lantai.