Presiden dari 8 Negara Uni Eropa Serukan Pembicaraan Segera tentang Keanggotaan Ukraina - Kompas
Presiden dari 8 Negara Uni Eropa Serukan Pembicaraan Segera tentang Keanggotaan Ukraina


WARSAW, KOMPAS.com – Presiden dari delapan negara Eropa tengah dan timur meminta negara-negara anggota Uni Eropa (UE) untuk segera memberikan status negara kandidat Uni Eropa kepada Ukraina dan membuka pembicaraan keanggotaan.
Keterangan itu tertuang dalam surat terbuka yang diterbitkan pada Senin (28/2/2022).
“Kami, Presiden negara-negara anggota UE: Republik Bulgaria, Republik Ceko, Republik Estonia, Republik Latvia, Republik Lituania, Republik Polandia, Republik Slovakia, dan Republik Slovenia sangat percaya bahwa Ukraina layak menerima perspektif aksesi UE segera," kata surat itu, dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin, mendesak Uni Eropa untuk memberikan negaranya keanggotaan segera.
"Kami memohon kepada Uni Eropa untuk aksesi segera Ukraina melalui prosedur khusus baru," kata Presiden berusia 44 tahun itu dalam video pidato terbarunya.
Di hari kelima invasi Rusia ke Ukraina ini, Zelensky menyampaikan Ukraina ingin bersama warga Eropa.
"Tujuan kami adalah untuk bersama dengan semua orang Eropa dan yang paling penting, berada pada pijakan yang sama. Saya yakin itu adil. Saya yakin itu mungkin," ungkap dia, dikutip dari AFP.
Pada Senin, Presiden Zelensky juga mendesak tentara Rusia untuk meletakkan senjata ketika delegasi Ukraina dan Rusia akan mengadakan pembicaraan tentang invasi Moskwa di perbatasan Belarus.
"Lepaskan peralatanmu. Keluar dari sini. Jangan percaya komandanmu. Jangan percaya propagandismu. Selamatkan saja nyawamu," kata Zelensky dalam pidato terbarunya kepada pasukan Rusia.
Dia mengklaim bahwa lebih dari 4.500 tentara Rusia telah kehilangan nyawa mereka selama serangan Rusia ke Ukraina.