0
News
    Home Featured

    Sayang untuk Dilewatkan, 3 Film Jepang Ini Membahas Soal Mental Health, Lho! - Beautynesia

    2 min read

     

    Sayang untuk Dilewatkan, 3 Film Jepang Ini Membahas Soal Mental Health, Lho!

    Aqida Widya | Beautynesia
    Kamis, 15 Jul 2021 22:00 WIB

    Ternyata nggak hanya film Korea saja nih, Beauties yang seru buat ditonton, tapi film Jepang juga oke nih buat ditonton selama PPKM Darurat supaya nggak bosan di rumah saja. Sama halnya dengan film atau drama Korea yang punya banyak genre, film maupun drama Jepang juga sama.

    Nah, kali ini Beautynesia mau merekomendasikan film dan drama Jepang yang mengangkat isu mental health. Buat yang penasaran, yuk langsung baca ulasannya!

    1.Ordinary Miracles

    Drama jepang tentang mental health

    Drama Jepang/Foto: mydramalist.com

    Drama Jepang yang bertemakan tentang mental health pertama adalah Ordinary Miracles atau dalam bahasa Jepang disebut Arifureta Kiseki. Drama berjumlah 11 episode ini menceritakan tentang Ryo Kase dan Yukie Nakama yang berhasil menyelamatkan seorang pria yang hendak bunuh diri. Ketika ditanya kenapa ingin bunuh diri, pria tersebut justru mengatakan ia tidak ingin bunuh diri, namun Ryo Kase dan Yukie Nakama bisa merasakan bahwa sebenarnya pria tersebut memiliki luka emosional yang dalam sama seperti mereka. Intinya, drama ini ingin menyampaikan pesan bahwa seseorang yang di luar terlihat baik-baik saja, tapi sebenarnya jauh di dalam hati mereka menyimpan luka emosional yang dalam. 

    2. Welcome to The Quiet Room

    Film jepang tentang mental health

    Film Jepang/Foto: mydramalist.com

    Film Jepang yang satu ini mengisahkan tentang seorang penulis lepas berusia 28 tahun yaitu Sakura Asuka (Yuki Uchida) yang tiba-tiba terbangun dan mendapati dirinya dalam keadaan terikat di sebuah ruangan berwarna putih. 

    Ruangan tersebut rupanya sebuah bangsal yang berbentuk single room di rumah sakit jiwa khusus untuk pasien yang memiliki resiko bunuh diri yang tinggi. Dalam ingatan terakhirnya, ia jatuh tak sadarkan diri akibat penggunaan alkohol berat dan overdosis obat-obatan. Akhirnya ia pun mencoba untuk berbicara dengan perawat maupun dokter agar mereka mau melepaskannya, namun sayangnya baik dokter maupun perawat tidak ada yang mau mendengarkan. Di sisi lain, ada pasien lain bernama Miki (Yu Aoi) yang menderita eating disorder. 

    Baca Juga :
    Komentar
    Additional JS