Ukraina Kesal karena Israel Beri Helm: Gimana Bisa Membunuh dengan Ini! - detik - Opsiin

Informasi Pilihanku

demo-image

Post Top Ad

demo-image

Ukraina Kesal karena Israel Beri Helm: Gimana Bisa Membunuh dengan Ini! - detik

Share This
Responsive Ads Here

 news.detik.com

Ukraina Kesal karena Israel Beri Helm: Gimana Bisa Membunuh dengan Ini!

Novi Christiastuti
2-2 minutes
Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 08 Mar 2022 10:11 WIB
Dubes Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk saat mencoba helm pelindung yang diberikan Israel untuk Ukraina (REUTERS/Rami Amichay)
Tel Aviv -

Duta Besar Ukraina untuk Israel, Yevgen Korniychuk, melampiaskan kekesalannya atas penolakan pemerintah Israel untuk memberikan apa yang disebutnya sebagai 'bantuan defensif' terhadap Ukraina dalam melawan invasi Rusia.

Sembari mengenakan helm pelindung yang disumbangkan Israel kepada Ukraina, Korniychuk melontarkan pertanyaan bagaimana bisa perlengkapan semacam ini dianggap mematikan. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (8/3/2022).

"Tolong beritahu saya, bagaimana Anda bisa membunuh dengan benda ini? Ini jelas tidak mungkin. Jadi saya tidak tahu apa yang ditakutkan orang-orang ini. Untuk memberikan keamanan pribadi bagi warga Ukraina ... itu hal paling sederhana yang bisa mereka lakukan," cetus Korniychuk kepada wartawan setempat.

Diketahui bahwa Israel telah mengecam invasi Rusia ke Ukraina, namun cenderung membatasi diri dengan hanya mengirimkan bantuan kemanusiaan dan mempertahankan komunikasi dengan otoritas Rusia.

Israel selama ini mengkoordinasikan serangannya terhadap posisi milisi pro-Iran di Suriah dengan garnisun militer Rusia di sana, dan mempertimbangkan pengaruh besar Rusia dalam perundingan nuklir negara-negara Barat dengan Iran.

Rusia sendiri sebelumnya menegaskan bahwa siapa saja yang memberikan persenjataan mematikan terhadap Ukraina untuk digunakan dalam pertempuran 'akan memikul tanggung jawab'.

Namun demikian Korniychuk juga menyampaikan terima kasih kepada Israel atas upayanya menengahi Ukraina dan Rusia. Dia menyebut upaya mediasi semacam ini melebihi kemungkinan bantuan militer apapun.

(nvc/ita)

Comment Using!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages