Tim UB Petakan Efektifitas Peraturan Desa Tentang Ekosistem Gambut | TIMES Indonesia
Tim UB Petakan Efektifitas Peraturan Desa Tentang Ekosistem Gambut | TIMES Indonesia
Tim dari Universitas Brawijaya saat melakukan FGD Peraturan Desa tentang ekosistem gambut. (FOTO: Lukman Hakim for TIMES Indonesia)TIMESINDONESIA, JAMBI – Tim Universitas Brawijaya (UB) mulai bergerak untuk melakukan penyelamatan pada ekosistem gambut. Salah satunya dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD), Minggu (11/9/2022) di Jambi.
Perwakilan tim Universitas Brawijaya, Dr Indah Dwi Qurbani, SH., MH mengungkapkan kegiatan FGD ini dilakukan untuk mengevaluasi dari peraturan desa pada Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) terkait perlindungan gambut.
"Jika perdes dirasa tidak efektif dalam perlindungan gambut maka perlu dilakukan pendampingan lebih lanjut dari tata kelola dari adanya peraturan tersebut," ucapnya.

Indah memaparkan dari evaluasi awal yang dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bahwa diantara 16 desa binaan, hanya 5 diantaranya telah memiliki peraturan desa terkait dengan pengelolaan dan perlindungan lahan gambut dalam hal ini restorasi dan revegetasi.
"Sejak diundangkannya Perdes tersebut pada 5 Desa Binaan BRGM belum pernah dilakukan evaluasi terkait efektifitasnya serta kebaruannya," ucapnya.
5 Desa Binaan BRGM yang telah memiliki Perdes tentang perlindungan ekosistem gambut yaitu Desa Sogo, Desa Gedong Karya, Desa Betung dan Desa Mekar Sari yang berada di Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi. Serta Desa Catur Rahayu yang berada di Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Indah Dwi Qurbani mengungkapkan kegiatan FGD akan memudahkan dan membantu desa binaan jika dalam proses evaluasi perlu dilakukan revisi terkait dengan dinamika perubahan peraturan perundang-undangan yang berbeda diatasnya.
Selain itu, jika ditemukan di lapangan bahwa ternyata Perdes yang telah diterapkan di 5 desa binaan tersebut kurang efektif dalam pemeliharaan lahan gambut maka akan dilakukan revisi serta pembinaan lanjutan terhadap Pemerintah Desa serta Masyarakat Desa yang bersangkutan.
Indah Dwi memaparkan efektivitas Perdes diukur dengan 3 indeks yaitu indeks ketahanan lingkungan, ketahanan sosial dan ketahanan ekonomi.
Kegiatan FGD ini merupakan salah satu program Matching Fund Kedaireka Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa Mandiri Peduli Gambut berbasis Green Economy di Provinsi Jambi kerjasama Universitas Brawijaya dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI.
Narasumber pada kegiatan ini antara lain dosen FH UB, Dr Indah Dwi Qurbani SH MH, dosen FISIP UB Dr Muhammad Lukman Hakim S.IP., M.Si. Sementara narasumber dari BRGM Dermawati Sihite, Kepala Sub Kelompok Kerja Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan.
Untuk diketahui, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia adalah Lembaga nonstruktural yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, BRGM dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 120 tahun 2020 tentang Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.
BRGM bertugas memfasilitasi percepatan pelaksanaan restorasi gambut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada areal restorasi gambut serta melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove di provinsi target.
Di level paling bawah terdapat Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) yang merupakan program Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) yang merupakan bagian dari strategi restorasi gambut di 7 provinsi. Sebagai penyelaras program restorasi gambut, kegiatan di DMPG termasuk perencanaan dan pembentukan kawasan pedesaan, perhutanan sosial dan reforma agraria, resolusi konflik, pemberdayaan ekonomi desa, penguatan kelembagaan masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan gambut, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
TERBARU

Fenomena Pancaroba 2022, BMKG Ingatkan Potensi Bencana
12/09/2022 - 11:55
Lestari Moerdijat: Transformasi Pengelolaan Museum Butuh Dukungan Pemangku Kepentingan
12/09/2022 - 11:33
Bertemu Menteri India, Menko Perekonomian RI Perkuat Kerja Sama dan IPEF
12/09/2022 - 11:26
Wakil Ketua MPR Soroti Perjanjian FIR Indonesia-Singapura
12/09/2022 - 11:19
Ketatnya Aturan Pelayat Ratu Elizabeth II di Istana Westminster
12/09/2022 - 11:05
TERPOPULER

Mengenal Ciri Khas Istimewa Bonsai Serut Asal Kediri
12/09/2022 - 04:27
Colenak Murdi Putra, Kuliner Legend dari Bandung yang Banyak Diburu
12/09/2022 - 06:30
Peti Mati Ratu Elizabeth II Tiba di Istana Holyroodhouse Edinburgh, Ribuan Pelayat Hening
12/09/2022 - 07:22
Javier Rocha Minta Maaf, Luis Milla Kaget Persib Menang
12/09/2022 - 09:25
Bamsoet: Jangan Remehkan Teman yang Menjadi Anak Tangga Mencapai Kesuksesan
12/09/2022 - 10:14
TRENDING

Jip Wisata Gunung Bromo Jatuh ke Jurang, TNBTS: Sopir dan Penumpang Meninggal
10/09/2022 - 14:03
Ini Dia, 5 Bukit Terindah di Pacitan yang Cocok Didaki Pecinta Alam
11/09/2022 - 00:35
Tahanan Kabur dengan Mobil Petugas, Tabrak Dua Mobil Dokter di RSUD Tuban
10/09/2022 - 17:21
Bikin Nangis, Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia Jadi Trending
10/09/2022 - 01:32
Super Indah, Ini Empat Lokasi Glamping Mewah di Kabupaten Malang
11/09/2022 - 03:27

iGuides
Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
20/03/2022 - 18:00
Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
28/01/2022 - 10:38
Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
07/12/2021 - 20:06
De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
19/07/2020 - 16:35
Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
12/10/2019 - 11:05
KOPI TIMES

Multiplier Effect Kenaikan Harga BBM pada Perempuan
10/09/2022 - 19:05
Public Policy, Dinamika Proses dan Partisipasi Masyarakat
10/09/2022 - 12:50
Arah Baru Jihad Politik Muhammadiyah
09/09/2022 - 15:32
Strategi Pencegahan Kekerasan di Sekolah
09/09/2022 - 14:14
Rehabilitasi Ideologi Teroris: dari Teori Kognitif sampai Rekognisi Sosial
09/09/2022 - 14:10
Wajah Harmoni Indonesia dalam Annual International Conference on Islamic Studies ke 21
08/09/2022 - 10:14
'Rihlah Ilmiah' Gus Dur dan Nalar Islam Progresif
07/09/2022 - 15:35