Pemprov Jabar Akan Hadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Pelosok Jawa Barat | TIMES Indonesia
Pemprov Jabar Akan Hadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Pelosok Jawa Barat | TIMES Indonesia
Ilustrasi solar panel. (Foto: Unsplash/American Public Power Association)TIMESINDONESIA, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengatakan Pemprov Jabar melalui program Patriot Energi Kementerian ESDM akan menciptakan pembangkit listrik tenaga surya di pelosok Jabar.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga Ketua ADPMET dalam Forum Fasilitas Produksi Migas (FFPM) 2022 "Recovering and Transforming The Industry" di Hotel Pullman, Kota Bandung, Selasa (18/10/2022).
"Program Patriot Energi untuk turun membangun pembangkit listrik tenaga surya," tutur Kang Emil sapaan Gubernur Jawa Barat.
Untuk itu, Kang Emil berharap FFPM menghasilkan proses yang realistis dalam menyiapkan transisi energi terbarukan. "Transisi energi dilakukan secara pelan-pelan untuk pembangunan energi terbarukan. Mulailah inovasi renewable energy dilakukan," ucapnya.
Lebih lanjut, Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) berkomitmen menyuarakan aspirasi beberapa daerah penghasil migas dalam proses transisi energi pada 2050.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Forum Fasilitas Produksi Migas (FFPM) 2022 "Recovering and Transforming The Industry" di Hotel Pullman, Bandung. (Foto: Biro Adpim Jabar)
Proses transisi energi yang dimaksud ialah mengonversi sebagian pendapatan energi fosil, terutama migas, untuk inisiasi pembangunan Energi Terbarukan. Selain itu, ADPMET menjadi yang terdepan dalam implementasi pembangunan Energi Terbarukan dengan berbagai rekayasa pengelolaan berbasis advantage sebagai penghasil migas.
"Urusan saya menyuarakan aspirasi daerah penghasil migas, menyiapkan proses transisi energi di 2050. Kami optimis ke energi terbarukan tapi juga harus realistis," kata Kang Emil di Hotel Pullman, Kota Bandung, Selasa (18/10/2022).
Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) menargetkan seluruh pabrik di Jawa Barat diwajibkan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.
Ridwan Kamil menyebut, hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencapai cita-cita energi terbarukan di Indonesia pada 2050. Tujuannya agar tingkat konsumsi energi tinggi sebanding dengan Provinsi tersebut.
Dikatakan Kang Emil, pada 2015 Jawa Barat tercatat telah menghabiskan sumber daya energi primer sebesar 26,4 juta ton atau setara minyak (million ton oil equivalent/mtoe) dengan 10 persennya merupakan sumber energi baru dan terbarukan.
"Konversi sumber daya tersebut menghasilkan 19,9 mtoe energi yang dapat dikonsumsi oleh berbagai sektor pengguna. Mengingat peningkatan kebutuhan sumber daya dan keterbatasan atas sumber daya energi fosil maka diharapkan pasokan sumber daya energi baru terbarukan dapat ditingkatkan," ujar Ridwan Kamil pada 21 September 2021 silam.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Forum Fasilitas Produksi Migas (FFPM) 2022 "Recovering and Transforming The Industry" di Hotel Pullman, Bandung. (Foto: Biro Adpim Jabar)
Keseriusan Gubernur Jawa Barat dalam mendorong penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dibuktikan hingga kini. Ia pun secara konsisten mengajak operasional pabrik di Jawa Barat untuk menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.
"Kami serius dengan energi matahari salah satu kebijakan di Jabar, di provinsi, kami sudah mewajibkan pabrik-pabrik untuk surya cell," ujar Ridwan dalam acara 'Forum Group Discussion SKK Migas dan KKKS' di Bandung, Senin (3/10/2022) dua pekan lalu.
Namun begitu, Suami dari Atalia Praratya Kamil ini menyadari bahwa kelebihan pasokan listrik atau over supply di tubuh perusahaan setrum yakni Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi tantangan tersendiri. Terutama dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
"Itu belum bisa terserap semua oleh PLN karena PLN lagi over supply, makanya ini ada tantangan. Katanya disuruh ke energi bersih tapi pasarnya untuk listrik gak siap karena over supply," ungkap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Sebagai informasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Jawa Barat sebagai provinsi dengan memiliki kapasitas daya terbesar pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di Indonesia. Di mana besarannya mencapai 8,84 megawatt peak (MWp).
Tidak hanya itu, Kementerian ESDM juga tengah menyiapkan petunjuk teknis (juknis) untuk pemakaian listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Kelak, jika juknis ini terbit, PLTS Atap akan dimanfaatkan untuk sendiri.
Bahkan Kementerian ESDM telah menerbitkan aturan mengenai pemanfaatan dari PLTS Atap itu. Aturan tersebut tertuang dalam peraturan Menteri (Permen) ESDM No 26/2021 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap yang Terhubung Pada Jaringan Tenaga Listrik Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
TERBARU

Keys to a Long-Lasting Marriage
19/10/2022 - 02:33
Resmi Beroperasi, Smelter Feronikel Harita Nickel Berkapasitas 780 Ton Per Tahun
19/10/2022 - 01:31
Andi Setiawan, Last Victim Died for Kanjuruhan Soccer Tragedy Leaves 2 Children
19/10/2022 - 00:33
Maksimalkan PAD, Komisi II DPRD Bontang Dorong Penerapan Parkir Elektronik di Dua Pasar
18/10/2022 - 23:52
Wali Kota Madiun Sentil Dinkes Soal Menu Anak Stunting
18/10/2022 - 23:37
TERPOPULER

Andi Setiawan, Last Victim Died for Kanjuruhan Soccer Tragedy Leaves 2 Children
19/10/2022 - 00:33
Resmi Beroperasi, Smelter Feronikel Harita Nickel Berkapasitas 780 Ton Per Tahun
19/10/2022 - 01:31
Keys to a Long-Lasting Marriage
19/10/2022 - 02:33
TRENDING

Ini 8 Titik Banjir di Wilayah Malang Selatan
17/10/2022 - 14:35
Banjir Bandang Landa Kabupaten Blitar, 7 Desa Terendam Air
17/10/2022 - 09:57
Cuaca Ekstrem, Malang Selatan Dikepung Banjir
17/10/2022 - 10:24
Kisah Perjuangan Hidup Difabel Pengrajin Batik Samparan
17/10/2022 - 22:24
Hadirkan Sushi Confeyor Pertama di Kota Kediri, Sajikan Puluhan Rasa Sushi
17/10/2022 - 03:35

FOKUS BERITA
1 Bencana Banjir di Indonesia
2 Tragedi Stadion Kanjuruhan
3 OTT KPK di MA
4 Kaisar Ferdy Sambo
5 Info Pemilu 2024
iGuides
Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
20/03/2022 - 18:00
Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
28/01/2022 - 10:38
Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
07/12/2021 - 20:06
De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
19/07/2020 - 16:35
Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
12/10/2019 - 11:05
KOPI TIMES

Peran Guru dan Sekolah dalam Membangun Paradigma Keberagamaan
18/10/2022 - 15:25
Karbon Indonesia, Cikal Bakal Freeport Jilid 2?
18/10/2022 - 12:27
Gerakan Mahasiswa; Dari Refleksi ke Aksi
16/10/2022 - 01:39
Indonesia's Sustainable Development di Era Kepemimpinan Jokowi
15/10/2022 - 23:12
Guru Sebagai Pahlawan Progresif Peradaban Bangsa
15/10/2022 - 17:27
Potensi Disinformasi Jelang Tahun Politik 2024 di Kabupaten Pangandaran
15/10/2022 - 14:19