Wali Kota Madiun Sentil Dinkes Soal Menu Anak Stunting | TIMES Indonesia
Wali Kota Madiun Sentil Dinkes Soal Menu Anak Stunting | TIMES Indonesia
Launching WSS ditandai dengan pelepasan dan bagi-bagi balon bagi peserta oleh Wali Kota Madiun. (Foto: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)TIMESINDONESIA, MADIUN – Wali Kota Madiun H. Maidi tidak ingin program warung stop stunting (WSS) asal-asalan. Tidak hanya tepat sasaran, kualitas makanan yang diberikan kepada balita stunting dan ibu hamil (bumil) harus dijaga.
Bahkan orang nomor satu di Pemkot Madiun itu langsung menegur kepala dinas kesehatan (dinkes) soal menu makanan yang diberikan saat acara makan bersama anak stunting dan launching WSS di Edupark Ngrowo Bening, Selasa (18/10/2022).
"Roladenya kok keras. Untuk anak kecil apa ya tedhas (kuat menggigit). Nasinya juga yang agak lemes (lembek). Coba bu kadinkes sebelum diberikan dicek dulu," tegur Wali Kota Maidi.
Sebagai upaya menurunkan angka stunting, Maidi menegaskan, Pemkot Madiun menyediakan makanan bergizi seminggu sekali untuk balita dan bumil. Selain makanan, penerima juga diberikan voucher belanja bahan makanan seperti telur, susu, minyak goreng, sayur dan buah.

Yuni Maidi istri Wali Kota Madiun menyuapi balita peserta makan bersama anak stunting. (Foto: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)
"Setiap minggu makanan yang mateng dan mentah bisa diambil di lapak UMKM. Ada 27 warung stop stunting, tiap kelurahan ada," ungkap Maidi.
Untuk memastikan makanan yang diberikan sesuai dengan standar kebutuhan gizi, lanjut Maidi, akan ada pengawasan dari puskesmas setempat. "Katering yang menyediakan makanan speknya sudah bagus. Nanti diawasi oleh puskesmas dan PKK," tegas Maidi.
Pemkot Madiun merogoh kocek cukup banyak untuk program WSS. Dialokasikan Rp 5,4 miliar dari APBD untuk memberikan makan mingguan gratis untuk 514 balita stunting dan 408 bumil.
"Stunting ini menjadi masalah tidak hanya nasional tetapi juga Kota Madiun. Kelahiran bisa kita rem tetapi anak yang lahir harus unggul," kata Maidi.
Maidi berharap para ibu yang memiliki anak balita stunting tidak perlu minder. Sebaliknya mereka diminta untuk aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar balita bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
"Ibu-ibu harus serius dengan gizi anaknya. Tidak usah minder. Nanti dikasih petunjuk bagaimana biar anaknya tidak stunting. Selama program ini (WSS), balita yang berat badannya naik dan pertumbuhannya bagus akan saya beri hadiah," kata wali kota.

Balita stunting mendapat jatah makanan dan bahan mentah saat mengikuti launching WSS. (Foto: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)
Program WSS disambut baik warga. Wilis Ambarwati, warga Kelurahan Pangongaan, Kota Madiun mengungkapkan anak perempuannya memiliki berat badan rendah dan tidak sebanding usianya. Di usia 2,5 tahun, berat badan balita bernama Lutfia itu hanya 9 kilogram.
"Memang sulit makan nasi. Sukanya makan buah. Waktu posyandu dikasih saran dan petunjuk supaya asupan kalori anak saya tercukupi," kata Wilis.
Program warung stop stunting (WSS) dijadwalkan berlangsung selama 9 minggu. Wali Kota Madiun H. Maidi menyebut baru Kota Madiun yang memiliki gagasan dan melaksanakan program pemberian makan gratis untuk balita stunting dan ibu hamil. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
TERBARU

Keys to a Long-Lasting Marriage
19/10/2022 - 02:33
Resmi Beroperasi, Smelter Feronikel Harita Nickel Berkapasitas 780 Ton Per Tahun
19/10/2022 - 01:31
Andi Setiawan, Last Victim Died for Kanjuruhan Soccer Tragedy Leaves 2 Children
19/10/2022 - 00:33
Maksimalkan PAD, Komisi II DPRD Bontang Dorong Penerapan Parkir Elektronik di Dua Pasar
18/10/2022 - 23:52
18/10/2022 - 23:37
TERPOPULER

Andi Setiawan, Last Victim Died for Kanjuruhan Soccer Tragedy Leaves 2 Children
19/10/2022 - 00:33
Resmi Beroperasi, Smelter Feronikel Harita Nickel Berkapasitas 780 Ton Per Tahun
19/10/2022 - 01:31
Keys to a Long-Lasting Marriage
19/10/2022 - 02:33
TRENDING

Ini 8 Titik Banjir di Wilayah Malang Selatan
17/10/2022 - 14:35
Banjir Bandang Landa Kabupaten Blitar, 7 Desa Terendam Air
17/10/2022 - 09:57
Cuaca Ekstrem, Malang Selatan Dikepung Banjir
17/10/2022 - 10:24
Kisah Perjuangan Hidup Difabel Pengrajin Batik Samparan
17/10/2022 - 22:24
Hadirkan Sushi Confeyor Pertama di Kota Kediri, Sajikan Puluhan Rasa Sushi
17/10/2022 - 03:35

FOKUS BERITA
1 Bencana Banjir di Indonesia
2 Tragedi Stadion Kanjuruhan
3 OTT KPK di MA
4 Kaisar Ferdy Sambo
5 Info Pemilu 2024
iGuides
Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
20/03/2022 - 18:00
Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
28/01/2022 - 10:38
Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
07/12/2021 - 20:06
De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
19/07/2020 - 16:35
Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
12/10/2019 - 11:05
KOPI TIMES

Peran Guru dan Sekolah dalam Membangun Paradigma Keberagamaan
18/10/2022 - 15:25
Karbon Indonesia, Cikal Bakal Freeport Jilid 2?
18/10/2022 - 12:27
Gerakan Mahasiswa; Dari Refleksi ke Aksi
16/10/2022 - 01:39
Indonesia's Sustainable Development di Era Kepemimpinan Jokowi
15/10/2022 - 23:12
Guru Sebagai Pahlawan Progresif Peradaban Bangsa
15/10/2022 - 17:27
Potensi Disinformasi Jelang Tahun Politik 2024 di Kabupaten Pangandaran
15/10/2022 - 14:19