Pilihan

Polisi Masih Memadukan Hasil Olah TKP Kebakaran Depo Pertamina Plumpang - Beritasatu

 

Polisi Masih Memadukan Hasil Olah TKP Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Selasa, 14 Maret 2023 | 09:18 WIB
Oleh: Stefani Wijaya / WIR

Foto udara Depo Pertamina Plumpang yang berbatasan dengan pemukiman pasca kebakaran yang merembet ke pemukiman warga di Kawasan Tanah Merah,Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara Sabtu 4 Maret 2023. Menteri BUMN Erick Thohir segera siapkan rencana pemindahan Depo Pertamina Plumpang ke area milik Pelindo. Erick juga akan merelokasi kawasan pemukiman dari kawasan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang sekaligus menetapkan Buffer Zone atau zona aman di sekitar TBBM. B Universe Photo/Joanito De Saojoao.
Foto udara Depo Pertamina Plumpang yang berbatasan dengan pemukiman pasca kebakaran yang merembet ke pemukiman warga di Kawasan Tanah Merah,Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara Sabtu 4 Maret 2023. Menteri BUMN Erick Thohir segera siapkan rencana pemindahan Depo Pertamina Plumpang ke area milik Pelindo. Erick juga akan merelokasi kawasan pemukiman dari kawasan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang sekaligus menetapkan Buffer Zone atau zona aman di sekitar TBBM. B Universe Photo/Joanito De Saojoao. (Foto: B Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya hingga saat ini masih menyelidiki terkait dengan kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Advertisement

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya masih akan memadukan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) secara scientific.

"Kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakut, ini penyidik masih akan memadukan hasil olah TKP secara scientific yg dilakukan oleh Laboratorium Forensik Polri," kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

Dikatakan Ramadhan, perpaduan hasil olah TKP tersebut tidak hanya dilakukan oleh Laboratorium Forensik Polri melainkan dengan hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Advertisement

Sementara itu, untuk saksi yang diperiksa terkait peristiwa kebakaran tersebut hingga saat ini masih sebanyak 24 saksi. Di mana puluhan saksi itu berasal dari pihak PT Pertamina (Persero) dan juga saksi dari masyarakat.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan tim investigasi gabungan dari Polri dan pihak terkait akan diturunkan guna mendalami penyebab terjadinya kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

"Kita dengan tim Pak Kapolda, Kabareskrim Polri, dan tim gabungan investigasi didampingi rekan-rekan Pertamina melakukan pengecekan awal di TKP," kata Sigit saat meninjau langsung lokasi Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023).

Dari tinjauan dan laporan awal yang diterimanya, Sigit mengungkapkan peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Kapolri mengatakan awalnya di lokasi itu sedang melakukan pengisian bahan bakar minyak jenis pertamax yang dikirim dari Balongan.

Saat pengisian, terjadi gangguan teknis yang mengakibatkan terjadinya tekanan berlebihan hingga terjadilah kebakaran. Meski begitu, tim investigasi gabungan masih akan terus melakukan pendalaman terkait dengan sumber api awal di lokasi kejadian.

"Tentunya untuk mencari tahu sumber api dari mana, ini sedang dilakukan pendalaman oleh tim," kata Sigit.

Kapolri menyatakan tim investigasi gabungan melakukan pendalaman dengan meminta keterangan beberapa saksi hingga memeriksa CCTV.

Dengan dilakukannya pendalaman secara komprehensif, tim investigasi gabungan akan melakukan proses pembuktian dengan "scientific crime investigation" (SCI).

"Saat ini, kita sedang kumpulkan saksi, CCTV, kemudian hal-hal yang kita perlukan sifatnya teknis sehingga nanti bisa kita jelaskan secara 'scientific crime investigation' tentang peristiwa yang sebenarnya. Khususnya terkait sumber api yang mengakibatkan terjadinya kebakaran," ujar Kapolri.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

TAG: 

Komentar

Baca Juga

Opsi Media Informasi Group

Arenanews

Antaranews

Berbagi Informasi

Kopiminfo

Liputan Informasi 9

Media Informasi

Opsi Informasi

Opsitek