0
News
    Home Featured Myanmar Pilihan

    Militer Myanmar Ngamuk! Serang Oposisi Pakai Jet Tempur, Sedikitnya 50 Orang Tewas - inews

    3 min read

     

    Militer Myanmar Ngamuk! Serang Oposisi Pakai Jet Tempur, Sedikitnya 50 Orang Tewas

    Militer Myanmar Ngamuk! Serang Oposisi Pakai Jet Tempur, Sedikitnya 50 Orang Tewas
    Para tentara Myanmar menenteng senjata dalam sebuah upacara (ilustrasi). (Foto: Reuters)

    YANGON, iNews.id – Tentara Myanmar dilaporkan melancarkan serangan terhadap sebuah acara yang diadakan oleh para penentang kekuasaan militer di daerah tengah negara itu, Selasa (11/4/2023). Puluhan orang tewas dalam peristiwa itu.

    Shopee

    Voucher Spesial iNews

    Promo terbesar Se-Indonesia. Diskon 50%, THR Kaget 15 Milyar, Flash Sale Akbar Rp.1. Gratis Ongkir Super DAHSYAT dan masih banyak promo lainnya.

    LIHAT KODE
    🕒 31 May 2023

    Mengutip penduduk di daerah Sagaing, BBC BurmaRadio Free Asia (RFA), dan portal berita Irrawaddy melaporkan, sedikitnya 50 orang tewas dalam serangan itu. Di antara mereka ada warga sipil.

    Baca Juga

    Kantor berita Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut. Sementara juru bicara junta militer Myanmar tidak menjawab panggilan telepon dari wartawan yang meminta komentar.

    Seorang anggota Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF), sebuah kelompok bersenjata yang menentang junta Myanmar, mengatakan bahwa beberapa jet tempur telah menembaki wilayah itu. Serangan berlangsung di tengah upacara yang diadakan PDF untuk meresmikan kantor mereka di daerah tersebut.

    Baca Juga

    “Sejauh ini, jumlah pasti korban masih belum diketahui. Jenazah belum bisa kami ambil,” kata anggota PDF yang menolak disebutkan namanya itu.

    Militer Myanmar menggulingkan pemerintah terpilih pimpinan Aung San Suu Kyi pada 2021. Sejak kudeta itu, militer Myanmar terus menuai kecaman global atas serangan mematikannya terhadap warga sipil dan lawan-lawan politik yang dinilai prodemokrasi.

    Baca Juga

    Bulan lalu, setidaknya delapan warga sipil termasuk anak-anak tewas dalam serangan udara di sebuah desa di barat laut Myanmar. Kabar itu diungkapkan oleh kelompok hak asasi manusia, kelompok pemberontak etnik minoritas, dan media setempat.

    Baca Juga

    Sedikitnya tujuh orang juga tewas pada Januari lalu, ketika militer Myanmar mengebom sebuah desa di wilayah yang sama. Di lain waktu, sejumlah anak tewas ketika sebuah helikopter militer menembaki sebuah sekolah di Sagaing pada September lalu.

    Militer membantah tuduhan internasional bahwa mereka telah melakukan kekejaman terhadap warga sipil. Pemerintah junta mengklaim, mereka sedang memerangi “teroris” yang bertekad untuk mengacaukan negara.

    Negara-negara Barat telah meluncurkan sanksi terhadap junta Myanmar. Langkah itu diharapkan dapat menghentikan arus pendapatan mereka dan sekaligus menyetop kemampuan akses ke peralatan militer dari sekutu dan pemasok utama seperti Rusia.

    Editor : Ahmad Islamy Jamil

    Follow Berita iNews di Google News

    Komentar
    Additional JS