Skip to main content
728

Jokowi akan Luncurkan Kereta Cepat Whoosh 2 Oktober, Ini Kisaran Harga Tiketnya - inews

 

Jokowi akan Luncurkan Kereta Cepat Whoosh 2 Oktober, Ini Kisaran Harga Tiketnya

By Atikah Umiyani
inews.id
September 28, 2023
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meluncurkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh, pada 2 Oktober 2023. Pada saat itu, Jokowi juga akan mengumumkan harga tiket Whoosh.

Hal itu, disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, ketika ditemui di acara ulang tahunnya yang ke-76, di Sopo Del Tower, Jakarta, Kamis (28/9/2023).

Menurut dia, Presiden Jokowi sudah mengonfirmasi jadwal peluncuran Whoosh pada 2 Oktober 2023, bukan 1 Oktober 2023. Nantinya Kepala Negara akan membawa para pimpinan lembaga tinggi negara untuk mencoba proyek anyar tersebut.

"Tanggal 2 Oktober Presiden akan melakukan soft launching kereta cepat, dengan membawa para pimpinan lembaga tinggi negara untuk mencoba," ujar Luhut.

Mengenai harga tiket, lanjutnya, akan diumumkan langsung oleh Jokowi. Nantinya pemerintah akan memberikan diskon secara bertahap terkait karcis moda transportasi yang dinamakan Whoosh tersebut.

"Tapi nanti ada waktunya kembali normal. Karena Presiden memerintahkan kita mengintegrasikan sistem transportasi kita sehingga nanti akan ada satu karcis naik ke semua jurusan. Launchingnya akan dilakukan bersama Presiden Xi Jinping pada waktunya," kata Luhut.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengungkapkan usai diresmikan oleh Presiden Jokowi, Whoosh bisa langsung digunakan oleh masyarakat.

"Iya (diresmikan) sama Pak Presiden, langsung berbayar. Insyallah tanggal 2 Oktober," ungkap Budi Karya.

Terkait harga tiket kereta cepat, Budi menyebutkan hal itu akan langsung diumumkan Jokowi. Adapun kisaran harga tiketnya antara Rp250.000 hingga Rp300.000, dan akan berbeda masing-masing kelasnya.

"Kalau kereta cepat itu kan komersial. Kewenangan daripada korporasi untuk menetapkan harga. Jadi kalau ada harga berapa? mereka (yang tentukan). Tapi tentunya mereka melihat commercial price dengan daya beli. Dua ini yang menjadi satu hal yang dijadikan pertimbangan," tutur Budi Karya.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Posting Komentar

0 Komentar

728