Ratusan Unggas di Sidoarjo Mati Mendadak Tiap Hari, Ada Apa?
Sidoarjo, Beritasatu.com - Ratusan unggas milik warga Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur beberapa pekan terakhir mati mendadak tiap hari. Upaya antisipasi untuk mencegah terjadinya penularan kepada unggas yang lainnya gagal. Satu per satu unggas milik para peternak ini mati tanpa belum diketahui penyebabnya.
Salah satu peternak unggas, Muhammad Supaat mengatakan, di Desa Penatarsewu, terdapat puluhan peternak unggas. Dalam sehari, jika ditotal ada lebih dari ratusan ekor unggas yang mati mendadak, baik itu unggas jenis ayam atau pun bebek.
"Ada sekitar puluhan peternak di sini, kalau ditotal lebih dari ratusan. Untuk yang ayam saja rata-rata 50 an yang mati untuk satu orang peternak," kata Supaat, Sabtu (9/9/2023).
Supaat mengatakan, hingga saat ini para peternak belum mengetahui penyebab matinya unggas tersebut. Rata-rata unggas milik peternak, setiap harinya berkurang karena mati. Bahkan beberapa warga, kandang unggasnya yang biasanya penuh unggas kini terlihat mulai longgar dan berkurang. Mereka juga tidak bisa berbuat banyak untuk mengantisipasi kematian unggas milik para peternak yang sudah terjadi sejak beberapa pekan ini.
"Kalau ayam atau bebeknya mati, ada yang langsung dibakar ada juga yang langsung dibuang ke sungai agar tidak menular," ungkap Supaat.
Kini para peternak hanya bisa pasrah dan berharap dinas terkait untuk segera mengambil langka dan mencarikan solusi, supaya unggas-unggas milik peternak tidak terus matia. Jika segera tidak ada solusi, mereka khawatir kerugian yang mereka alami akan bertambah cukup besar.
"Kami mengharapkan kepada pihak pemerintah untuk segera memberikan solusi bagi para peternak Desa Penatarsewu ini," pungkasnya.
Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, menerangkan, hingga saat ini masih terus mendalami penyebab kematian unggas milik warga. Sejumlah langka dilakukan dengan membagikan obat semprot kepada peternak dan melakukan uji lab terkait virus yang menyerang peternakan warga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar