0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    NIK Tidak Dipadankan dengan NPWP sampai Lewati Batas 31 Desember, Apa yang Terjadi? ini Kata DJP – Tribunnews - https://bit.ly/3SiPwxB

    4 min read

    NIK Tidak Dipadankan dengan NPWP sampai Lewati Batas 31 Desember, Apa yang Terjadi? ini Kata DJP  – Tribunnews Media Informasi November 01, 2023 at 11:46AM

    NIK Tidak Dipadankan dengan NPWP sampai Lewati Batas 31 Desember, Apa yang Terjadi? ini Kata DJP  – Halaman all

    3:03 Estimated 642 Words ID-ID Language

    Minggu, 29 Oktober 2023 13:42 WIB

    Baca Selanjutnya:Akhir Nasib Dokter Unhas Selingkuh, Karma Setimpal Bagi 2 Dokter Koas, Pihak Kampus Tak Main-main

    X

    Ilustrasi cara pemadanan NIK dan NPWP.

    TRIBUNJATIM.COM – Wajib pajak diminta untuk memadankan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan waktu bagi wajib pajak untuk memadankan NIK dan NPWP sampai 31 Desember 2023.

    Dilansir dari Kontan, Jumat (20/10/2023), NIK yang sudah dipadankan menjadi NPWP berjumlah 59,03 juta atau sekitar 82,41 persen.

    Lantas, apa yang terjadi jika NIK dan NPWP tidak dipadankan melewati 31 Desember 2023?

    Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengatakan, ada konsekuensi yang dirasakan wajib pajak bila NIK mereka belum dipadankan dengan NPWP melewati 31 Desember 2023.

    Ia menyampaikan, wajib pajak akan mengalami kesulitan akses layanan perpajakannya.

    Baca juga: Bermodal Printer, 4 Orang Ini Bikin Kartu Elektronik Pajak Pasir Palsu di Lumajang, Dijual Rp50 Ribu

    BERITA TERKAIT

    Tu Bulqaini: Banyak Ulama Aceh Dukung Anies-Muhaimin di Pemilu 2024

    Yenny Wahid Dukung Ganjar Mahfud di Pilpres, Sang Suami Kader PSI Prabowo Gibran

    Yenny Wahid Dukung Ganjar-Mahfud, Suami Pilih Prabowo-Gibran: Keluarga Kami Sangat Demokratis

    Tiga Pasangan Capres Cawapres sudah Umbar Janji, Bandingkan Visi Misi Prabowo, Ganjar dan Anies

    MAKIN SENGIT! Persaingan Elektabilitas Prabowo – Gibran vs Ganjar – Mahfud, Cek Berapa Selisihnya!

    Jangan Lewatkan Keseruan PKA Ke-8, Ini Jadwal Pembukaan hingga Pawai Jalan Kaki dan Kapal Hias – Serambinews.com

    Dukungan Ria Ricis Buat GH, Bela Keputusan Buat Ceraikan Sherin Demi Ibu: Udah Paling Bener Kamu – Tribunjatim.com

    Jadwal Debat Capres 2024 dan Hasil Survei Capres Cawapres 2024 Terbaru

    Adapun layanan perpajakan, seperti laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) aktivasi Electronic Filing Identification Number (EFIN).

    "Apabila sampai dengan batas waktu pemadanan NIK-NPWP wajib pajak belum melakukan pemadanan, wajib pajak akan mengalami kesulitan," ujar Dwi dalam keterangan resminya kepada Kompas.com, Selasa (24/10/2023).

    DJP lakukan sosialisasi

    Penjelasan Dwi senada dengan penuturan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal.

    Ia mengatakan, ada beberapa hak wajib pajak yang tidak bisa diakses bila NIK dan NPWP tidak dipadankan per 1 Januari 2024.

    Agar wajib pajak melakukan pemadanan, Yon menyampaikan pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

    Di sisi lain, kantor pajak juga membuka perluasan pelayanan, asistensi dan pemadanan agar wajib pajak mengintegrasikan NIK dan NPWP secara mudah.

    Adapun, pemadanan NIK dan NPWP dimaksudkan untuk peningkatan pelayanan wajib pajak.

    Wajib pajak juga dimudahkan terkait perpajakan dengan menggunakan identitas tunggal.

    Dengan integrasi keduanya, wajib pajak tidak perlu repot-repot menghafal atau mengingat dua nomor sekaligus.

    "Kita terus sosialisasi kepada masyarakat, pengusaha, semua pihak kita ajak agar segera melakukan proses validasi NIK-NPWP karena nanti ujung-ujungnya tetap untuk pelayanan kepada masyarakat," kata Yon dikutip dari Kontan, Rabu (26/7/2023).

    Ilustrasi cara pemadanan NIK dan NPWP. (Shutterstock)

    Cara memadankan NIK dan NPWP

    Dwi menjelaskan cara pemadanan NIK dan NPWP agar wajib pajak bisa mengintegrasikan kedua nomor ini secara mudah.

    Simak caranya berikut ini:

    Cara login akun pajak menggunakan NIK

    – Kunjungi http://www.pajak.go.id

    – Tekan login

    – Masukkan 16 digit NIK

    – Masukkan kata sandi dan kode keamanan

    – Jika sudah, klik login

    – Tunggu sampai masuk ke halaman profil.

    Baca juga: Cara Validasi NIK Jadi NPWP, Belum Validasi Bisa Lapor SPT 2023? Ini Kata Ditjen Pajak Kemenkeu

    Jika login tidak bisa dilakukan, wajib pajak bisa mengikuti cara di bawah ini:

    – Kunjungi http://www.pajak.go.id

    – Tekan login

    – Masukkan 15 digit NPWP

    – Masukkan kata sandi dan kode keamanan

    – Buka menu profil

    – Masukkan NIK sesuai KTP

    – Cek validitas NIK

    – Klik ubah profil

    – Logout lalu lakukan login ulang menggunakan NIK dan kata sandi yang baru saja digunakan

    – Jika NIK sudah tercantum di menu profil, tandanya NIK telah ter-update dan dapat digunakan pada http://www.pajak.go.id.

    Wajib pajak juga bisa menyaksikan tutorial memadankan NIK dan NPWP melalui YouTube.

    Berita jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

    Sumber: Kompas.com

    Tags:

    Nomor Induk Kependudukan

    NIK

    Nomor Pokok Wajib Pajak

    NPWP

    Tribun Jatim

    TribunJatim.com

    jatim.tribunnews.com

    berita Jatim terkini

    Baca Juga

    Video Pilihan

    Ikuti kami di
    Komentar
    Additional JS