Hasto Kristiyanto Cerita Disambut Para Tahanan KPK hingga Olahraga Sambil Nyanyi Lagu Wajib - Beritasatu

 

Hasto Kristiyanto Cerita Disambut Para Tahanan KPK hingga Olahraga Sambil Nyanyi Lagu Wajib

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (HK) menceritakan pengalamannya selama menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Elite PDIP itu tersandung kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan dan menjalani penahanan dalam rangka proses penyidikan. 

"Saya diterima dengan sangat baik oleh para tahanan yang lain, warga Merah Putih. Bahkan kemudian ketika saya dikenakan isolasi, banyak yang memberikan bantuan ada berupa kopi, teh, dan kemudian saya juga gelorakan semangat juang tentang Satyameva Jayate bahwa kebenaran akan menang," kata Hasto di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2025). 

ADVERTISEMENT

Kedatangan Hasto ke kantor KPK kali ini dalam rangka untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus yang menjeratnya. Dia terlihat memasuki ruang pemeriksaan tim penyidik KPK sekitar pukul 12.43 WIB. 

Hasto mengungkapkan dirinya juga rutin berolahraga selama menjalani masa penahanan. Bahkan, dia mengeklaim mengajak tahanan lainnya berolahraga sembari menyanyikan lagu wajib demi meningkatkan semangat. 

Baca Juga: Ditahan KPK, Hasto Kristiyanto: Saya Baik-baik Saja dan Tetap Bergelora Semangat Juang!

"Setiap pagi olahraga. Ketika saya pertama melihat teman-teman olahraga, rasanya kurang semangat. Maka kemudian saya ajarkan untuk berolahraga bersama sambil menyanyikan lagu-lagu wajib. Maka lagu Maju Tak Gentar, Garuda Pancasila, semua lagu-lagu wajib kami nyanyikan bersama-sama. Bahkan sekarang setiap pagi kalau mendengarkan lagu Indonesia Raya, semua berdiri dengan sikap sempurna untuk menggelorakan semangat kebangsaan," ucap Hasto. 

Dalam kesempatan ini, Hasto memberikan pesan kepada seluruh jajaran PDIP untuk tetap tenang. Dia juga berpesan agar mereka menjaga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

"Kepada seluruh kader-kader PDI Perjuangan, seluruh simpatisan dan anggota, pesan saya tetap tenang, jaga seluruh semangat juang, jaga Ibu Megawati Soekarnoputri, muruahnya dari mereka yang ingin mengaduk-aduk PDI Perjuangan,," ungkap Hasto. 

Hasto telah ditahan oleh KPK atas kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang menjeratnya. Dia ditahan untuk 20 hari ke depan mulai 20 Februari 2025 sampai 11 Maret 2025 di cabang rumah tahanan negara (rutan) dari rutan klas I Jakarta Timur. Penahanan dapat diperpanjang tergantung kebutuhan penyidikan. 

KPK telah menetapkan Hasto Kristiyanto (HK) dan tangan kanannya, Donny Tri Istiqomah (DTI) sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan perkara tersebut oleh KPK yang turut menjerat mantan caleg PDIP, Harun Masiku (HM).  

Dalam kasus ini, KPK sempat menyebut Hasto Kristiyanto bersama dengan Harun Masiku dan kawan-kawan diduga menyuap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022, Wahyu Setiawan serta Agustiani Tio pada Desember 2019 lalu.

Suap diberikan agar Harun dapat ditetapkan sebagai anggota DPR periode 2019-2024.  Hasto Kristiyanto juga turut terjerat dalam dugaan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku dengan dugaan melakukan sejumlah perbuatan yang menghambat penyidikan KPK dalam kasus itu. Kini Hasto Kristiyanto ditahan KPK. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Baca Juga

Komentar

 Pusatin Informasi 


 Postingan Lainnya 

Artikel populer - Google Berita