Prabowo Sebut Efisiensi Anggaran Rp306 Triliun Baru Putaran Pertama
Presiden Prabowo Subianto menargetkan efisiensi anggaran APBN dan APBD diterapkan dua putaran.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan efisiensi anggaran APBN dan APBD diterapkan dua putaran. (Foto: MNC Media)
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menargetkan efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga (K/L) serta Pemerintah Daerah (Pemda) diterapkan dua putaran. Adapun anggaran yang bisa dihemat sekitar Rp550 triliun.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Negara dalam HUT ke-17 Partai Gerindra, Sabtu (15/2/2025). Sebelumnya, Prabowo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai penghematan putaran pertama.
Putaran pertama efisiensi anggaran tersebut dilakukan dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan target sebesar Rp306 triliun. Nantinya sekitar Rp50 triliun dikembalikan kepada K/L, sehingga penghematannya sekitar Rp250 triliun.
“Memang penghematan yang lagi ramai, penghematan yang kita lakukan, penghematan putaran pertama oleh Kementerian Keuangan disisir, dihemat Rp300 triliun," ujar Prabowo dikutip Minggu (16/2/2025).
Putaran kedua, kata Prabowo, penghematan anggaran di lingkup K/L dan pemda dengan total Rp308 triliun. Dia tak menyebut secara detail pemangkasan anggaran putaran kedua, namun kebijakan tersebut bisa saja berlaku pada 2026.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menyebut rekonstruksi atas efisiensi anggaran K/L dan Pemda di 2025 dijadikan baseline atau acuan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 nanti.
“Kalau ini menciptakan sebuah budaya baru untuk efisiensi dari birokrasi di seluruh K/L, sehingga tentunya nanti hasil dari 2025 akan digunakan untuk penyusunan (RAPBN) 2026," kata Sri Mulyani.
(Rahmat Fiansyah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar