Dunia Internasional, Konflik Rusia Ukraina
000 Tentara Korea Utara Dikirim ke Rusia, Kim Jong Un Juga Kirim Rudal hingga Amunisi - TribunNews
3.000 Tentara Korea Utara Dikirim ke Rusia, Kim Jong Un Juga Kirim Rudal hingga Amunisi
Seorang pejabat Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Kim Jong Un mengirim 3.000 pasukan Korea Utara ke Rusia.
Yonhap News
TENTARA KOREA UTARA - Parade militer diadakan di Lapangan Kim Il-sung di Pyongyang Korea Utara pada 25 April 2022. Seorang pejabat Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Kim Jong Un mengirim 3.000 pasukan Korea Utara ke Rusia.
TRIBUNNEWS.COM - Kim Jong Un disebut mengirimkan hampir 3.000 tentara ke Rusia tahun ini.
Informasi itu dikatakan oleh pihak militer Korea Selatan, Kamis (27/3/2025).
3.000 tentara Korea Utara ini dikirim untuk membantu Rusia dalam perangnya melawan Ukraina.
Selain itu, Korea Utara juga telah mengirim lebih banyak rudal, peralatan artileri dan amunisi.
Yakni untuk membantu Rusia dalam sebuah langkah yang dapat meningkatkan pasokan senjata Moskow lebih lanjut.
"Namun hal ini tergantung pada situasi perang," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, mengutip The Independent.
Serangan Rusia ke Ukraina
Pasukan Rusia kembali melancarkan serangan ke Ukraina, Rabu (26/3/2025).
Serangan kali ini yakni serangan pesawat tak berawak massal di kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv.
Serangan Rusia melukai sembilan orang dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar, menurut layanan darurat dan pejabat Ukraina, mengutip Al Jazeera.
Gubernur daerah Serhiy Lysak menyebut serangan pesawat tak berawak Rusia juga memicu kebakaran di pusat kota Dnipro.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.128: Dukung Zelensky, Macron sebut Rusia Masih Haus Perang
Tidak ada korban yang segera dilaporkan.
Wali Kota pelabuhan selatan Ukraina Mykolaiv mengatakan ada pemadaman listrik darurat pada Rabu pagi di kota itu, menyusul serangan oleh pesawat tak berawak Rusia.
Militer Ukraina menyebutkan bahwa unit pertahanan udaranya menembak jatuh 56 dari 117 pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Rusia.
Sementara itu, Presiden Prancis Macron memperingatkan bahwa pasukan Eropa yang dikerahkan ke Ukraina akan menanggapi serangan Rusia yang bertepatan dengan malam pertemuan di Paris antara anggota Eropa.
“Jika ada lagi agresi umum terhadap tanah Ukraina, tentara ini akan diserang dan kemudian itu adalah kerangka keterlibatan kami yang biasa,” katanya.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 2:59
Remaining Time 2:59
Â

Dedi Mulyadi Mutasi Besar-besaran Pejabat Pemprov, Kepala Dinas hingga Dirut Rumah Sakit Diganti

Ditanya soal RK Pernah Temui LM, Pengacara Irit Bicara: Semua Sudah Jelas Lewat Klarifikasi

Prediksi Pengamat- Jokowi Bakal Gabung PSI untuk Hadapi Pemilu 2029, Wadah Eksistensi seusai Pensiun

Rupiah Jatuh ke Level Terendah Sejak 1998 Capai Rp 16.611 per Dollar AS, Airlangga- Biasa Saja

Jokowi Kaget Lihat Istana seusai Prabowo Menjabat, Suasana Berubah seusai Dirinya Tak Lagi Presiden

Kesibukan Hasto Kristiyanto di Rutan KPK, Lakukan Olahraga Teratur hingga Ikut Puasa Ramadhan

Klarifikasi RK soal Isu Perselingkuhan dengan Lisa Mariana- Fitnah Bermotif Ekonomi Didaur Ulang

Korban yang Hilang dalam Kecelakaan Pesawat di Alaska Berhasil Ditemukan Berkat Sinyal Ponsel Pilot

Hamas Beringas, Kini Ancam Netanyahu: Sandera Pulang dalam Peti Mati Jika Israel Bebaskan Paksa

Kapolri Beri 'Hadiah' ke Keluarga Briptu Ghalib seusai Ditembak dalam Tragedi Sabung Ayam Way Kanan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar