Dunia Internasional
China Desak AS Akhiri Perang Dagang, tapi Juga Siap Meladeni | Halaman Lengkap

Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Minggu, 20 April 2025 - 20:09 WIB
China desak AS akhiri perang dagang yang terus memanas, tapi juga siap meladeni setiap tindakan Washington. Foto/Ilustrasi SINDO News
A A A
- Pemerintah
Chinamendesak
Amerika Serikat(AS) untuk mengakhiri perang dagang yang terus memanas. Namun Beijing juga memperingatkan bahwa pihaknya siap meladeni setiap tindakan Washington.
Desakan Beijing itu disampaikan Duta Besar China untuk AS, Xie Feng.
Berbicara di acara publik di Washington pada hari Sabtu, yang rinciannya diunggah di situs web kedutaan besar China, Xie mengatakan perang tarif akan menghancurkan ekonomi global dan menyamakan "Great Depression" dengan tarif yang diberlakukan AS pada tahun 1930.
Mengacu pada konsep dalam pengobatan tradisional China seperti kebutuhan untuk menyeimbangkan kekuatan yin dan yang yang berlawanan, Xie mengatakan harmoni harus memandu hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
“Resep pengobatan tradisional China yang baik biasanya menggabungkan banyak bahan berbeda yang saling memperkuat dan menciptakan efek medis terbaik,” katanya.
“Begitu pula, bumi cukup besar untuk menampung China dan AS,” ujarnya, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/4/2025).
“Kita harus mengejar hidup berdampingan secara damai daripada bertabrakan secara langsung dan saling membantu untuk berhasil daripada terjebak dalam skenario yang merugikan semua pihak," imbuh dia.
Perang dagang telah membekukan perdagangan besar-besaran antara dua ekonomi terbesar di dunia dengan tarif lebih dari 100 persen di setiap arah dan serangkaian pembatasan perdagangan, investasi, dan budaya.
Asosiasi pembuat kapal terkemuka China pada hari Sabtu menyerang rencana AS untuk mengenakan biaya pelabuhan pada kapal-kapal yang terkait dengan China.
Sementara Jepang, Taiwan, dan negara-negara lain sudah dalam pembicaraan atau bersiap untuk bernegosiasi dengan Washington mengenai tarif "Hari Pembebasan" Presiden Donald Trump, saat ini tidak ada dialog tingkat tinggi yang direncanakan dengan China.
Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa AS sedang melakukan percakapan yang baik secara pribadi dengan China di tengah perang dagang kedua negara.
"Ngomong-ngomong, kami memiliki percakapan yang bagus dengan China," katanya kepada wartawan di Gedung Putih. "Ini, seperti, sangat bagus."
Dia tidak memberikan rincian tambahan mengenai percakapan tersebut.
China sebelumnya mengatakan AS harus menunjukkan rasa hormat sebelum pembicaraan apa pun dapat dilakukan.
Xie mengatakan China menentang perang dagang dan akan membalas kepada negara mana pun yang mengenakan tarif padanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com,
Klik Disiniuntuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Infografis

Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar