0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah

    Menlu Iran Tegaskan Tak Pernah Berusaha Hapus Israel dari Peta | Sindonews

    4 min read

     Dunia Internasional,Timur tengah

    Menlu Iran Tegaskan Tak Pernah Berusaha Hapus Israel dari Peta | Halaman Lengkap

    logo-apps-sindo

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Selasa, 22 Juli 2025 - 16:13 WIB

    Menlu Iran Tegaskan...

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi. Foto/irna

    TEHERAN 

    - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi membantah Teheran bermaksud menghancurkan Israel. Dia berbicara sebulan setelah kedua rival regional tersebut terlibat dalam perang yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    "Iran tidak pernah memiliki kebijakan untuk menghapus Israel dari peta," tegas Araghchi kepada pembawa acara Fox News, Bret Baier, dalam wawancara yang ditayangkan pada hari Senin (21/7/2025).

    Namun, ia menambahkan Teheran akan terus mendukung kelompok-kelompok bersenjata pro-Palestina.

    "Kami percaya kelompok-kelompok ini – Hamas, Hizbullah, dan Houthi – berjuang untuk tujuan yang adil. Kami selalu mendukung mereka, secara politik dan dengan cara lain," tegas diplomat itu.

    Ia berpendapat senjata yang dipasok Amerika Serikat (AS) membantu Israel "membunuh orang" di Palestina dan sekitarnya.

    Araghchi juga membantah tuduhan Iran berencana membunuh Presiden AS Donald Trump dan mengklarifikasi slogan populer 'Matilah Amerika' mengacu pada "kebijakan hegemonik Amerika Serikat, bukan rakyat Amerika Serikat."

    Ia mendesak para pengamat tidak menyamakan unsur-unsur radikal di Iran dengan sikap resmi negara tersebut.

    Iran tidak memiliki hubungan diplomatik dengan AS dan menganggap Negara Israel sebagai entitas yang tidak sah.

    "Jangan pernah ragu bahwa rezim Zionis yang bermusuhan dan perampas kekuasaan akan dihapus dari peta dunia suatu hari nanti. Insya Allah, ini adalah bagian yang pasti dari masa depan," tulis Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di akun X berbahasa Inggris miliknya pada tahun 2023.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut pernyataan tersebut sebagai ancaman nasional saat ia memerintahkan serangan udara selama perang 12 hari bulan lalu dengan Iran.

    Araghchi menegaskan kembali bahwa Iran tidak mencari senjata nuklir dan terbuka untuk memulai kembali perundingan tidak langsung dengan AS.

    Ia menambahkan Iran akan terus memperkaya uranium untuk penggunaan sipil, menyebutnya sebagai masalah kebanggaan nasional.

    Baca juga: Donald Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Jika Perlu!

    (sya)

    Iklan - Scroll untuk melanjutkan

    Iklan - Scroll untuk melanjutkan

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com,

     Klik Disini 

    untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Infografis

    10 Alasan Dunia Cenderung...

    10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel

    Komentar
    Additional JS