0
News
    Home Featured One Piece Sragen TNI

    TNI Sebut Penghapusan Mural One Piece di Sragen Disepakati Bersama Warga - Kompas

    3 min read

     

    TNI Sebut Penghapusan Mural One Piece di Sragen Disepakati Bersama Warga

    JAKARTA, KOMPAS.com - Komando Distrik Militer (Kodim) 0725/Sragen menegaskan bahwa penghapusan mural bertema One Piece yang viral di media sosial dilakukan atas dasar kesepakatan bersama antara warga, perangkat desa, dan aparat keamanan di Jalan Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah.

    Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung mengatakan, mural tersebut dihapus menyusul imbauan agar perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai dengan semangat nasionalisme dan simbol-simbol kenegaraan seperti bendera Merah Putih.

    “Kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi seluruh pihak terkait (Apkam, perangkat desa, dan warga setempat) yang menetapkan bahwa gambar tersebut perlu dihapus, mengingat saat ini berada dalam momen penting menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80," kata Ricky, kepada Kompas.com, Senin (4/8/2025).

    Ia menegaskan, TNI tidak pernah melarang kebebasan berekspresi, termasuk dalam membuat karya seni seperti mural.

    Tangis Keluarga Saat Upacara Militer untuk Mendiang Marsma Fajar Adriyanto

    Baca juga: Bendera One Piece, Perjumpaan Rebel dan Nasionalisme dalam Perayaan Kemerdekaan

    Menurut Kodim Sragen, penghapusan mural dilakukan karena momen bulan Agustus seharusnya diisi dengan semangat nasionalisme yang kuat.

    "Sebagai konfirmasi bahwa tidak ada pihak TNI-Polri yang melarang kebebasan demokrasi. Kita hanya ingin menjaga agar tidak ada upaya-upaya pihak tertentu yang ingin memecah belah persatuan bangsa dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI," ujar dia.

    Letkol Ricky membantah bahwa TNI mengintervensi atau memaksa penghapusan mural.

    Menurut dia, Babinsa hanya berperan dalam mengedukasi dan memfasilitasi dialog antara warga dan aparat desa, yang pada akhirnya sepakat bahwa mural tersebut lebih baik dihapus menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.

    “Masyarakat menyambut positif dan tidak ada permasalahan. Jadi, kami juga berharap tidak ada yang menarasikan imbauan kami di wilayah Sragen ini sebagai suatu tindakan yang mengancam demokrasi," tutur Ricky.

    Sebelumnya, dikutip dari Tribunnews.com, viral di media sosial, mural bendera One Piece di sebuah jalan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dihapus menggunakan cat baru.

    Baca juga: Mensesneg soal Bendera One Piece: Kalau Ada Kekecewaan, Tak Harus Pakai Cara Itu

    Dalam video yang beredar, tampak seorang pria berkaus hitam menutupi kembali gambar logo Bajak Laut Shirohige dari anime One Piece menggunakan cat putih.

    Penghapusan gambar dari anime One Piece tersebut terjadi di Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

    Sugito, selaku perangkat Desa Jurangjero, mengonfirmasi hal tersebut.

    "Sudah dihapus kemarin, ada dari Polres, Polsek, TNI, yang hapus Karang Taruna, yang gambar sepertinya Karang Taruna," ujarnya, Senin (4/7/2025).

    Kini, gambar tersebut telah ditutup menggunakan cat.

    Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

    Jenazah Marsma Fajar Adriyanto Diterbangkan Pakai Hercules ke Kampung Halaman

    Komentar
    Additional JS