0
News
    Home Featured Istimewa Lintas Peristiwa Spesial

    Korban Majelis Taklim Ambruk di Bogor Jadi 117, 4 Orang Tewas - Beritasatu

    2 min read

     Lintas Peristiwa,

    Korban Majelis Taklim Ambruk di Bogor Jadi 117, 4 Orang Tewas

    Senin, 8 September 2025 | 10:04 WIB
    HY
    DM

    Jumlah korban ambruknya majelis taklim Ashohibiyah di Kampung Ciomas Kompas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, terus bertambah. Hingga Senin (8/9/2025) pagi, total korban tercatat 117 orang, dengan korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang. (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

    Bogor, Beritasatu.com - Jumlah korban ambruknya majelis taklim Ashohibiyah di Kampung Ciomas Kompas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, terus bertambah. Hingga Senin (8/9/2025) pagi, total korban tercatat 117 orang, dengan korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang.

    ADVERTISEMENT

    Sejumlah warga masih terus berdatangan ke posko bencana. Beberapa di antaranya merupakan korban lama yang sebelumnya sempat pulih setelah dirawat, tetapi kembali merasakan gejala sakit.

    BACA JUGA

    Menag Nazarudin Jenguk Korban Majelis Taklim yang Ambruk di Bogor

    Salah satu korban, Diah (40), mengaku merasakan nyeri pinggang dan pandangan mata kabur. Padahal, sebelumnya ia sudah diperbolehkan pulang seusai perawatan di RS PMI.

    ADVERTISEMENT

    “Kemarin sakit di pinggang, terus boleh pulang. Kalau sekarang pandangan mata kabur,” ujarnya.

    Diah juga mengaku masih trauma atas insiden tersebut. “Enggak bisa mikirin, pokoknya takut saja,” tambahnya.

    BACA JUGA

    Update Insiden Majelis Taklim Ambruk: 87 Korban, 3 Orang Meninggal

    Korban meninggal terbaru diketahui bernama Yuli, yang sempat mendapat perawatan di RS Ummi Kota Bogor. Sementara itu, Kepala Desa Sukamakmur, Sri Widiati, mengatakan banyak korban baru menyadari sakit setelah pulang ke rumah sehingga kembali ke posko.

    Nah, baru setelah di rumah merasakan sakit, jadi balik ke posko,” jelasnya.

    Petugas medis bersama relawan masih terus siaga di lokasi untuk melayani korban yang berdatangan.

    Komentar
    Additional JS