0
News
    Home Benjamin Netanyahu Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah Netanyahu

    Netanyahu Tuding Mesir Tak akan Buka Perlintasan Rafah untuk Warga Palestina yang Diusir Israel | Sindonews

    4 min read

    Dunia Internasional ,Konflik Timur tengah 

    Netanyahu Tuding Mesir Tak akan Buka Perlintasan Rafah untuk Warga Palestina yang Diusir Israel | Halaman Lengkap



    logo-apps-sindo

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Jum'at, 05 September 2025 - 19:21 WIB

    Netanyahu Tuding Mesir...

    Pemandangan perlintasan perbatasan Rafah di sisi Mesir di Rafah, Mesir pada 1 Februari 2025. Foto/Mohamed Elshahed/Anadolu Agency

    TEL AVIV 

    - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia dapat "membuka perlintasan Rafah bagi warga Palestina, tetapi akan segera ditutup oleh Mesir." Pernyataan itu merujuk pada penolakan tegas Kairo terhadap pemindahan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza.

    Pernyataannya ini merupakan bagian dari upaya Israel-Amerika Serikat (AS) untuk mendorong pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza ke negara-negara tetangga, termasuk Mesir, yang sangat menentang rencana tersebut.

    Warga Palestina di Jalur Gaza bersikeras untuk tetap tinggal di tanah mereka dan menolak semua skema pemindahan paksa.

    Dalam wawancara dengan saluran Telegram Israel, Abu Ali Express, Netanyahu mengklaim, “Terdapat berbagai rencana untuk membangun kembali Gaza, tetapi separuh penduduk ingin meninggalkan Gaza. Ini bukan pengusiran massal."

    Ia melanjutkan dengan mengatakan, "Saya dapat membuka Rafah untuk mereka, tetapi akan segera ditutup oleh Mesir."

    Dia menyatakan, "Hak untuk meninggalkan Gaza adalah hak dasar bagi setiap warga Palestina."

    Netanyahu juga mengklaim, "Saya dan Presiden AS Donald Trump sepakat dalam hampir semua hal, bahkan saya akan mengatakan dalam semua hal," tanpa memberikan detail lebih lanjut.

    Trump sangat mendukung rencana penggusuran Netanyahu dan telah memberinya lampu hijau untuk melanjutkannya.

    Warga Palestina menekankan keterikatan mereka pada tanah mereka dan penolakan penggusuran, sementara peringatan semakin meningkat atas langkah-langkah Israel-AS yang bertujuan mengakhiri perjuangan Palestina.

    Mesir, melalui Presiden Abdel Fattah el-Sisi dan para pejabat senior, telah berulang kali menegaskan penentangannya yang kuat terhadap segala upaya penggusuran warga Palestina dari tanah mereka dengan dalih apa pun.

    Baca juga: Skenario Vietnam: Jenderal Israel Sebut Rencana Netanyahu di Gaza Jebakan Maut

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com,

     Klik Disini 

    untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Ironis! Hanya 4% Warga...

    Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang

    Komentar
    Additional JS