0
News
    Home Amerika Serikat China Dunia Internasional Featured

    China Berlimpah Minyak Baru, Amerika Ketinggalan Jauh - CNBC Indonesia

    2 min read

     

    China Berlimpah Minyak Baru, Amerika Ketinggalan Jauh

    Redaksi, CNBC Indonesia
    Selasa, 28/10/2025 13:00 WIB

    Foto: Foto kolase bendera Amerika Serikat dan China. IREUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

    Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI menyerukan agar Amerika Serikat menggenjot investasi pembangunan pembangkit listrik energi baru dan terbarukan. Kapasitas listrik "hijau" disebut sebagai kunci kemenangan dalam persaingan dengan China dalam pengembangan teknologi AI.

    Perusahaan pencipta ChatGPT menuliskan seruan tersebut dalam blog resmi perusahaan.

    OpenAI menyatakan listrik adalah aset strategis dalam pembangunan infrastruktur AI, bukan sebatas utilitas.

    "[Listrik] adalah aset kritis dalam pembangunan infrastruktur AI untuk menjaga kepemimpinan kita dalam teknologi yang paling berdampak besar sejak diciptakannya listrik," kata OpenAI.

    Pilihan Redaksi

    OpenAI menyatakan AS saat ini tertinggal oleh China dalam hal ketersediaan listrik. Kesenjangan ini disebut oleh OpenAI sebagai electron gap atau "jurang elektron."

    "Elektron adalah minyak baru," katanya.

    Dalam beberapa bulan terakhir, OpenAI mengumumkan proyek-proyek data center raksasa yang membutuhkan pasokan listrik besar. Kapasitas infrastruktur listrik AS padahal saat ini sudah kesulitan memenuhi permintaan.

    OpenAI mengungkapkan bahwa mereka telah mengirim laporan 11 halaman kepada Gedung Putih berisi permintaan komitmen dari pemerintah AS untuk membangun kapasitas pembangkit 100 gigawatt setiap tahun.

    Menurut CNBC International, kapasitas listrik 10 gigawatt setara dengan konsumsi tahunan 8 juta rumah tangga.

    Menurut OpenAI, AS saat ini ketinggalan jauh dari China yang tahun tahun lalu menambah kapasitas pembangkit 429 gigawatt. AS hanya mampu menambah 51 gigawatt sepanjang 2024.


    (dem/dem)
    Komentar
    Additional JS