Petugas Damkar Diminta Cari Ibu-Ibu Hilang, Ternyata Tertidur di Bawah Pohon Karet - Liputan6
Petugas Damkar Diminta Cari Ibu-Ibu Hilang, Ternyata Tertidur di Bawah Pohon Karet
Setelah dilakukan pencarian, ibu tersebut ternyata ditemukan dalam kondisi tertidur di bawah pohon karet.
Damkar Lampung mencari ibu-ibu hilang. (istimewa)
Liputan6.com, Jakarta Peristiwa unik terjadi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan mendapat laporan adanya seorang ibu rumah tangga yang hilang saat menyadap getah karet.
Setelah dilakukan pencarian, ibu tersebut ternyata ditemukan dalam kondisi tertidur di bawah pohon karet. Peristiwa itu terjadi di Desa Trimulyo, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Minggu (5/10/2025).
Nurhayati (31), awalnya berpamitan kepada keluarganya sekitar pukul 10.00 WIB untuk menyadap getah karet di kebun yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah. Namun hingga malam hari, dia tak kunjung pulang.
Keluarga khawatir. Mereka sempat mencari keberadaan Nurhayati, namun tidak ditemukan. Mereka akhirnya melapor ke posko Damkar Tanjung Bintang sekitar pukul 20.30 WIB.
“Iya benar, kami menerima laporan orang hilang semalam, seorang ibu rumah tangga yang tidak pulang hingga malam hari setelah izin menyadap karet sejak pagi hari,” ujar Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, Senin (6/10/2025).
Bingung dan Kelelahan
Mendapat laporan itu, tiga petugas Damkar bersama warga langsung melakukan pencarian ke area perkebunan karet.
Sekitar pukul 22.53 WIB, Nurhayati akhirnya ditemukan dalam kondisi linglung dan tertidur bersandar di batang pohon karet di tengah kebun perbatasan antara Desa Trimulyo dan Desa Budi Lestari.
“Alhamdulillah korban ditemukan dalam keadaan selamat, hanya terlihat bingung dan kelelahan,” ungkapnya.
Warga menduga, korban kelelahan dan mengalami kebingungan saat bekerja di kebun hingga akhirnya tertidur di bawah pohon karet tersebut.
"Semalam Nurhayati sudah diserahkan kepada keluarganya untuk mendapatkan perawatan dan pemulihan," tutup dia.