0
News
    Home Bencana Featured Lintas Peristiwa Masjid Syuhada Aceh Tamiang POLRI Spesial Sumatera

    Polri Turun Tangan, Azan Kembali Berkumandang di Masjid Syuhada Aceh Tamiang - inews

    3 min read

     

    Polri Turun Tangan, Azan Kembali Berkumandang di Masjid Syuhada Aceh Tamiang

    Kastolani Marzuki

    Masjid Syuhada, Kabupaten Aceh Tamiang kembali suci untuk sholat setelah endapan lumpur dibersihkan anggota Polri dan warga. (Foto: iNews)

    ACEH, iNews.id – Suara azan kini kembali berkumandang di Masjid SyuhadaKabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Selama hampir dia pekan, masjid kebanggaan masyarakat tersebut membisu tidak ada aktivitas shalat berjemaah karena lumpur pekat dampak banjir bandang.

    Kini, masjid tersebut kembali bersih dan suci dari lumpur. Semua itu berkat semangat gotong royong personel Polri dan warga.

    Selama berhari-hari, tim gabungan terdiri atas anggota polisi dan masyarakat setempat berjuang tanpa kenal lelah. Lumpur setinggi lutut dikeruk, sisa-sisa kotoran disikat, dan lantai masjid dicuci berulang kali, mengubah suasana duka menjadi semangat persatuan.

    Kini, kerja keras itu berbuah manis. Masjid Syuhada, simbol ketahanan spiritual warga, telah dibersihkan secara menyeluruh dan siap digunakan kembali untuk menunaikan ibadah.

    "Setelah kami, personel kepolisian dan warga terus menerus melakukan pembersihan, akhirnya masjid sudah bisa dipakai lagi oleh masyarakat untuk menunaikan ibadah," kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, Minggu (14/12/2025).

    Anggota Polri dan warga bergotong royong membersihkan Masjid Syuhada dari lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: ist)
    Anggota Polri dan warga bergotong royong membersihkan Masjid Syuhada dari lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: ist)

    Menurut AKBP Muliadi, aksi pembersihan ini bukan sekadar tugas, melainkan kontribusi nyata Polri dalam memulihkan kehidupan dan memberikan pelayanan terbaik, terutama bagi jiwa-jiwa yang rentan terdampak bencana.

    Semangat Kebersamaan

    Komitmen pemulihan ini ditegaskan sejak Kamis, 11 Desember 2025, ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahkan sempat meninjau langsung proses pembersihan di lokasi bencana, termasuk di Masjid Syuhada dan Sekolah Dasar (SD) yang terdampak.

    Total 200 personel Polri dikerahkan di tiga lokasi vital: 25 personel di SDN 01 Karangbaru, 25 personel di Masjid Syuhada, dan 150 personel di Mapolres Aceh Tamiang.

    Lebih dari sekadar jumlah, kolaborasi ratusan personel kepolisian dengan masyarakat ini menjadi wujud nyata pelayanan tulus Polri kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Kembalinya fungsi masjid ini menjadi penanda bahwa meskipun harta benda hilang, iman dan solidaritas tidak akan pernah luntur.

    Editor : Kastolani Marzuki
    Copyright ©2024 iNews.id. All Rights Reserved
    x
    Komentar
    Additional JS