0
News
    Home Berita Cisarua DVI Polda Jabar Featured Lintas Peristiwa Longsor Spesial

    10 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Masuk Pos Tim DVI Polda Jabar - Merdeka

    2 min read

     

    10 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Masuk Pos Tim DVI Polda Jabar

    Dari 10 kantong jenazah yang masuk, 8 kantong berisi jenazah utuh dan 2 lainnya potongan tubuh.

    10 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Masuk Pos Tim DVI Polda Jabar

    Sebanyak 10 kantong jenazah korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat masuk ke Posko Tim Disaster Victim Identification (DVI). Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan di lokasi.

    Data tersebut terhimpun per pukul 16.00 WIB, Sabtu (24/1). Dari 10 kantong jenazah yang masuk, 8 kantong berisi jenazah utuh dan 2 lainnya potongan tubuh. Hendra menjelaskan bahwa 6 dari jenazah yang masuk telah teridentifikasi identitasnya.

    "Kami sampaikan bahwa di Pos DVI saat ini terdapat 10 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, 6 jenazah telah teridentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Selain itu, terdapat 1 bagian tubuh berupa tangan yang sudah dapat diidentifikasi melalui pembanding sidik jari. Kemudian ada 1 bagian tubuh berupa kaki yang masih membutuhkan pembanding DNA," ungkap dia kepada wartawan di lokasi.

    Dia mengatakan, ada sekitar 71 warga yang masih belum diketahui keberadaannya. Hal itu berdasarkan data yang diterima dari posko pengaduan.

    Pencarian Sementara Dihentikan

    "Berdasarkan laporan terakhir pukul 16.00 WIB, masih terdapat sekitar 71 orang yang dilaporkan hilang. Angka 71 ini masih merupakan perkiraan berdasarkan data dari posko pengaduan. Dari laporan tersebut, sebanyak 23 korban sudah teridentifikasi (selamat). Jika 71 dikurangi 23, maka tersisa sekitar 40 korban," beber Hendra.

    Adapun pencarian sementara dihentikan, mengingat waktu yang menjelang malam dan kondisi cuaca. Pencarian oleh Tim SAR gabungan akan dilanjutkan esok, Minggu (25/1).

    "Karena kondisi cuaca belum memungkinkan, proses penggalian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan besok. Kami berharap seluruh korban yang hilang dapat segera ditemukan," ujarnya.


    Komentar
    Additional JS