0
News
    Home Bandung Barat Berita Cisarua Featured Lintas Peristiwa Spesial TNI

    23 Prajurit TNI Diduga Hilang akibat Longsor di Cisarua, Kapendam Siliwangi: Kami akan Pastikan Kembali - Liputan6

    4 min read

     

    23 Prajurit TNI Diduga Hilang akibat Longsor di Cisarua, Kapendam Siliwangi: Kami akan Pastikan Kembali

    Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan konfirmasi di lapangan.

    Diterbitkan 24 Januari 2026, 21:28 WIB

    Liputan6.com, Jakarta - Kodam III/Siliwangi menelusuri kabar terkait dugaan 23 prajurit TNI yang hilang akibat longsor di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

    Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan konfirmasi di lapangan.

    “Terkait kemungkinan adanya anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali,” kata Mahmuddin, dikutip dari Antara, Sabtu (24/1/2026).

    Ia menegaskan proses pencarian seluruh korban tetap dilakukan meski menghadapi kendala cuaca dan kondisi medan.

    “Kami akan terus melakukan pencarian. Namun saat ini hujan masih turun disertai angin, aliran air masih kuat, dan material longsor masih bergerak, sehingga alat berat belum bisa kami turunkan ke lokasi,” katanya.

    Mahmuddin menambahkan jarak antara titik longsor di bagian atas hingga area bawah mencapai sekitar dua kilometer, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

    Sementara itu, para korban yang berhasil selamat telah dievakuasi dan ditempatkan di Kantor Desa Pasirlangu. Aparat gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, serta relawan masih bersiaga di lokasi sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

    Data Korban

    Berdasarkan data sementara hingga pukul 16.00 WIB, longsor tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, 23 orang ditemukan selamat, dan sekitar 83 warga masih dalam pencarian.

    Total warga terdampak tercatat antara 114 hingga 123 orang, dengan 37 kepala keluarga serta sekitar 20 rumah tertimbun material longsor.

    Komentar
    Additional JS