0
News
    Home Berita Cianjur Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Anak dari Cianjur Ditinggal Ayahnya yang Galak di Pasar Kebayoran Lama - Liputan6

    3 min read

     

    Anak dari Cianjur Ditinggal Ayahnya yang Galak di Pasar Kebayoran Lama

    Anak itu mengaku berasal dari Ciranjang, Cianjur. Dia dibawa oleh ayahnya dengan menggunakan mobil. Dia juga mengungkapkan ayahnya memiliki sifat galak.

    oleh Tim NewsDiterbitkan 02 Januari 2026, 12:42 WIB
    Share
    anak ditinggal ayah di pasar kebayoran lama
    Jadi intinya...
    • Anak N (6) ditinggalkan ayahnya di Pasar Kebayoran Lama pada Kamis malam.
    • Satpol PP Kebayoran Lama menemukan dan mengamankan anak dalam kondisi sehat.
    • Ayah pamit merokok dan tidak kembali, anak mengaku ayah galak.

    Liputan6.com, Jakarta - Seorang anak laki-laki berinisial N (6) ditinggal oleh ayahnya bernama Aoki di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/1) malam. Anak tersebut kini sudah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebayoran Lama.

    "Betul, sang anak kami temukan di Kebayoran Lama. Saat ini, kondisi anak baik," kata Kepala Satpol PP Kebayoran Lama Dian Citra saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/1/2026). Dilansir Antara.

    Dia memastikan sang anak dalam keadaan sehat dan sudah makan untuk memastikan kesehatannya.

    Satpol PP Kebayoran Lama, masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya agar sang anak dapat kembali bertemu dengan keluarganya.

    Sementara itu, Kasatgaspol PP Kelurahan Kebayoran Lama Utara Muhidin Khodijah menjelaskan kronologi penemuan sang anak.

    "Saat itu, saya patroli jam 10.00 WIB, nemu anak ini, dan saat ditanyakan, salah satu tukang ojek mengatakan dari malam disini sampai pagi," ujar Muhidin.

    Anak itu mengaku berasal dari Ciranjang, Cianjur. Dia dibawa oleh ayahnya dengan menggunakan mobil. Dia juga mengungkapkan ayahnya memiliki sifat galak.

    Saat itu, mereka berhenti di jalan sekitar pasar dan Stasiun Kebayoran Lama. Kemudian, sang ayah pamit untuk merokok sebentar sementara anaknya ditinggal.

    "Ayahnya bilang mau rokok, sebentar ditinggalin. Sampe ditungguin, gak balik-balik. Karena lebih dari lima jam, karena butuh makan, mandi dan istirahat, jadi kami bawa," katanya.

    Share
    Komentar
    Additional JS