Anjing asal Belanda Cari Korban Pesawat ATR 42-500 - Kompas
MAKASSAR, KOMPAS.com - Anjing pelacak milik Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan berjenis Dutch Shepherd dikerahkan mencari korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
"Iya, kami datang ke sini untuk ikut membantu proses pencarian korban pesawat ATR 42-500,” kata Kepala Unit (Kanit) Polsatwa Ditsamapta Polda Sulsel, Iptu Samuel Ary, Selasa kepada wartawan di posko AJU Tompo Bulu, Pangkep, Selasa (20/1/2026).
Samuel menerangkan bahwa anjing yang dikerahkan untuk membantu pencarian para korban pesawat ATR tersebut berjenis Dutch Shepherd.
Baca juga: Tim SAR Temukan Properti yang Diduga Black Box Pesawat ATR 42-500 IAT
Anjing tersebut memiliki kemampuan mengetahui keberadaan korban bencana dan telah berpengalaman dalam sejumlah operasi kemanusiaan.
“Anjing ini dari Belanda, umurnya 4 tahun. Sebelumnya juga pernah kami turunkan saat bencana longsor di Toraja,” jelasnya.
Direktorat Samapta Polda Sulsel memiliki sekitar 7 ekor anjing K-9, namun hanya satu ekor yang dikerahkan untuk membantu pencarian korban pesawat ATR.
Ia mengatakan bahwa hal itu disebabkan kondisi cuaca di kawasan pegunungan yang belum sepenuhnya kondusif.
"Sementara ini, kita bawa satu ekor dulu, mengingat cuaca masih kurang mendukung. Nanti kalau cuaca sudah mulai membaik, kita akan kerahkan lagi," pungkasnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang