0
News
    Home Berita Featured Kesehatan Spesial Super Flu Superflu Vaksin Influenza

    Antisipasi Super Flu, Pemprov DKI Buka Layanan Vaksin Influenza Berbayar di RSUD - Wartakotalive

    4 min read

     

    Antisipasi Super Flu, Pemprov DKI Buka Layanan Vaksin Influenza Berbayar di RSUD - Wartakotalive.com

    Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara

    Istimewa
    VAKSIN FLU - Foto ilustrasi Pemprov DKI Jakarta buka layanan vaksinasi flu berbayar di RSUD di seluruh wilayah guna antisipasi super flu. 

    WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka layanan vaksin influenza di sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit flu berat atau yang dikenal sebagai super flu, meski hingga kini belum ditemukan kasus di Jakarta.

    Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit flu berat atau yang kerap disebut super flu, yang belakangan menjadi perhatian di sejumlah negara.

    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menegaskan, hingga kini belum ada vaksin khusus untuk super flu.

    Namun, vaksin influenza yang sudah tersedia dinilai dapat memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat.

    "Sebenarnya tidak ada khusus vaksin super flu tapi kita memang ada vaksin influenza. Tapi masyarakat bisa mendapatkan vaksin influenza ini di faskes-faskes termasuk di RSUD kami," ucap Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati dikutip, Minggu (11/1/2026).

    Meski tersedia di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, vaksin influenza tersebut belum termasuk dalam program imunisasi nasional maupun program khusus Pemprov DKI. 

    Karena itu, layanan vaksinasi ini masih dikenakan biaya dan tidak diberikan secara cuma-cuma seperti saat pandemi COVID-19.

    Rekomendasi Untuk Anda
    Ditangkap, Suami-istri asal Pakistan Selundupkan Narkoba dengan Cara Menelan 159 Kapsul Sabu 1,5 kg

    "Vaksin influenza ini sudah lama ada dan bisa diberikan tapi memang dia belum vaksin program. Jadi artinya belum vaksin program. Semua bisa mendapatkan itu. Tapi karena dia belum program, jadi masih ada pembiayaan," ujar Ani.

    Pemprov DKI pun memastikan layanan vaksin influenza tetap dapat diakses masyarakat luas selama stok tersedia di fasilitas kesehatan yang ditunjuk.

    Belum ada pasien di Jakarta

    Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan sampai saat ini belum ada pasien atau kasus penularan super flu di Jakarta.

    Namun, Pemprov DKI telah menyiapkan langkah antisipasi terkait potensi masuknya super flu, meski hingga saat ini belum ditemukan kasus di Jakarta.

    Pramono mengatakan kesiapsiagaan dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat dinamika penyakit menular yang bisa berkembang cepat. 

    Dia menegaskan telah memberi arahan langsung kepada jajaran terkait, khususnya Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

    "Lebih baik kita melakukan pencegahan. Maka saya sudah sampaikan kepada Ibu Kepala Dinas, untuk masyarakat yang ingin vaksinasi, dipersilakan. Memang ada yang harus bayar," jelas Pramono.

    Pramono mengaku telah bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membahas persoalan kasus super flu.

    Diskusi ini dilakukan agar pemerintah daerah bisa menyiapkan upaya pencegahan penyakit menular tersebut.

    "Sebenarnya super flu ini tidak seperti COVID dan mudah-mudahan Jakarta mempersiapkan untuk itu kalau memang ada pasien yang terkena di Jakarta. Mudah-mudahan saya sendiri berharap tidak ada di Jakarta," ungkap dia.(m27)

    Komentar
    Additional JS